Senin, 04 Desember 2017

Sinta Nuriyah: Syukur Tidak Bisa Memanjat

Kendal, KOKAM Tegal. Suasana di SMK NU 01 Kendal, Sabtu (2/2) pagi tadi itu cerah. Di lapangan sekolah, seribuan siswa duduk beralaskan karpet di bawah tenda yang sengaja dibangun untuk acara peresmian Gedung Praktik Siswa SMK NU 01 Kendal.



Sinta Nuriyah: Syukur Tidak Bisa Memanjat (Sumber Gambar : Nu Online)
Sinta Nuriyah: Syukur Tidak Bisa Memanjat (Sumber Gambar : Nu Online)

Sinta Nuriyah: Syukur Tidak Bisa Memanjat

Sudah direncanakan sebulanan lebih bahwa Hj. Nyai Shinta Nuriyah Wahid akan hadir pagi itu untuk meresmikan gedung tersebut. Tak ayal, para hadirin yang berasal dari para siswa dan tamu undangan diliputi ketaksabaran untuk melihat dan menyimak taushiyah istri almarhum Gus Dur itu.

Maka, ketika ibu beranak empat itu hadir, para hadirin yang semula duduk, spontan berdiri untuk menyambut kedatangannya. Dikatakan kepala sekolah SMK NU Kendal, Mokh. Izzudin M.Pd, mereka sangat merindukan mendiang Gus Dur.

KOKAM Tegal

“Dulu ketika peletakan batu pertama sekolah ini, Gus Durlah yang turut hadir dan mendoakan, kini Gus Dur telah tiada, kami ingin dzurriyah Gus Dur yang hadir untuk mengobati kerinduan kami,” tuturnya.

Ketika tiba waktunya Nyai Shinta naik ke atas panggung untuk memberikan taushiyah, hadirin dibuat hening seketika. Melihat  kursi roda bergerak pelan ke depan, mereka terbayang Gus Dur yang dalam kondisi yang kurang sehat pun, selalu mampu memberikan ceramahnya yang menggugah.

KOKAM Tegal

“Saya ucapkan selamat dan mari kita memanjatkan syukur atas diresmikannya gedung ini,” tutur Nyai Shinta mengawali ceramahnya.

“Kalau membicarakan syukur, saya selalu teringat dengan Gus Dur,” lanjutnya yang membuat para hadirin mengerutkan kening. Ada yang menduga-duga bu Shinta tengah terbayang dengan suatu memori mengharukan terkait Gus Dur.

Masih dengan wajah yang datar, ia melanjutkan kalimatnya. “Gus Dur selalu bilang, sebenarnya kenapa syukur harus kita panjatkan?” 

Hadirin makin diliputi penasaran. Sebagian yang sudah paham arah pembicaraan bu Shinta, hanya tersenyum-senyum kecil.

“Ya kita memang harus memanjatkan syukur, karena syukur tidak bisa memanjat sendiri,” tuturnya yang sontak disambut tawa para hadirin. Usai menyampaikan kelakarnya sendiri, Nyai Shinta pun turut tertawa.

Barangkali dalam hati kecilnya, ia berbahagia karena menghadirkan kembali Gus Dur yang humoris ke tengah-tengah para hadirin yang memang tidak hanya merindukan sosok Gus Dur semata, tapi juga humor-humor Gus Dur yang cerdas dan menggelitik. Membuat para hadirin menumpahkan kerinduan mereka dengan tawa bahagia.  

Redaktur     : Hamzah Sahal

Kontrbutor   : Amalia Ulfah

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Kyai, Anti Hoax KOKAM Tegal

Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah atau disingkat KOKAM adalah salah satu bidang program kerja organisasi otonom dari Muhammadiyah yaitu Pemuda Muhammadiyah, yaitu program kerja bidang KOKAM dan SAR KOKAM Tegal. Sinta Nuriyah: Syukur Tidak Bisa Memanjat di KOKAM Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KOKAM Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KOKAM Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KOKAM Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock