Jumat, 10 Juli 2009

Kiai Hasyim: Zaman Akhir, Manusia Dihadapkan Pada Dua Pilihan

Sukoharjo, KOKAM Tegal. Memasuki zaman akhir yang penuh goncangan seperti sekarang ini, manusia dihadapkan banyak ujian dan kesusahan yang melanda dalam kehidupan. Hal terbaik untuk menghadapinya, yakni dengan tetap berpegang teguh pada ajaran agama.

Demikian disampaikan Rais Syuriyah PBNU KH Hasyim Muzadi saat mengisi mauidzoh hasanah pada Pengajian Akbar yang diselenggarakan Majelis Al-Hidayah di Solobaru Sukoharjo Jawa Tengah, Selasa (5/5) malam.

Kiai Hasyim: Zaman Akhir, Manusia Dihadapkan Pada Dua Pilihan (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Hasyim: Zaman Akhir, Manusia Dihadapkan Pada Dua Pilihan (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Hasyim: Zaman Akhir, Manusia Dihadapkan Pada Dua Pilihan

“Di dalam suasana masyarakat yang di dalam al-Qur’an disebutkan ma’isyatan donkan kehidupan yang sumpek. Jangankan kita yang masyarakat kecil, ternyata mereka yang besar juga luar biasa sumpek. Jadi semua merasa sumpek, dlohir dan batin,” kata Pengasuh Pesantren Al-Hikam itu.

KOKAM Tegal

Dalam kondisi tersebut, menurut Kiai Hasyim, manusia memiliki dua pilihan. “Saat seperti itu, kita hanya punya dua jalan. Jalan larut pada zaman, akhirnya kita mencari kesenangan yang melawan Allah swt atau memilih untuk mendapat Rahmat Allah,” tuturnya.

Dipaparkannya, pada pilihan pertama, manusia mencari kesenangan semisal dengan minuman keras untuk menghilangkan sumpek dan narkoba untuk menghilangkan stres.?

KOKAM Tegal

“Katanya yang melakukan dan mengambil hak orang lain dan harta negara secara tidak sah, itu jurusan yang nawaitu-nya untuk menghilangkan sumpek, tapi salah jalan. Akhirnya, Allah memberikan istidraj bukan rahmat,” terang Kiai Hasyim.

Menurut Kiai Hasyim, perbedaan antara rahmat dan istidraj adalah pada ketenangan. “Rahmat adalah sesuatu yang memberikan kita ketenangan, dekat kepada Allah dan sesama manusia, itu hawanya rahmat. Baik itu rahmat rezeki, ilmu, pangkat dan sebagainya,” ujar dia.

Sedangkan istidraj adalah orang yang mencari kesenangan dengan cara yang salah, bahkan memaksa untuk mendapatkan sesuatu dengan melanggar Allah. “Meski Allah tetap memberi karena sifat rahman, ? tapi Allah tidak ridho atas pemberian itu, maka pemberian jusrtu menjadi malapetaka baru,” tambahnya.

Sebagai contoh atas istidraj, yang berakibat seperti orang alim mulai kehilangan kealimannya, banyak polisi disidik, dan hakim yang diadili.

“Banyak orang besar jatuh mendadak, kemuliaan dalam satu hari berubah menjadi kehinaan. Itu adalah jalan yang salah. Mudah-mudahan kita yang berkumpul ini berada di jalan yang benar,” pungkasnya. (Ajie Najmuddin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Berita KOKAM Tegal

Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah atau disingkat KOKAM adalah salah satu bidang program kerja organisasi otonom dari Muhammadiyah yaitu Pemuda Muhammadiyah, yaitu program kerja bidang KOKAM dan SAR KOKAM Tegal. Kiai Hasyim: Zaman Akhir, Manusia Dihadapkan Pada Dua Pilihan di KOKAM Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KOKAM Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KOKAM Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KOKAM Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock