Minggu, 21 Mei 2017

Sepuluh Santri Terpilih dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Kemenag

Bogor, KOKAM Tegal. Siapa bilang santri tidak bisa menulis karya ilmiah? Kesepuluh santri dari berbagai pesantren terpilih dalam lomba karya tulis ilmiah yang diinisiasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenda) Balitbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Kamis (20/11), di Bogor, Jawa Barat.

Sepuluh Santri Terpilih dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Kemenag (Sumber Gambar : Nu Online)
Sepuluh Santri Terpilih dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Kemenag (Sumber Gambar : Nu Online)

Sepuluh Santri Terpilih dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Kemenag

Dalam laporannya, Pjs Kepala Puspenda Dr Rudi Subiantoro mengatakan, seminar ini sebenarnya kegiatan yang seharusnya dilakukan tiap tahun. “Sejak awal ada 50 peserta, lalu tersisa 10 santri. Sejak penyaringan sehingga diperoleh 10 besar pemenang melalui beberapa tahap yang ketat. Tidak ada kolusi apalagi nepotisme,” tegasnya.

Tujuan kegiatan ini, lanjut Rudi, adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis santri agar menghasilkan karya ilmiah. Nantinya, karya ilmiah yang dihasilkan akan dibukukan atau menjadi kumpulan tulisan yang menarik.

KOKAM Tegal

Menurut Husen Hasan Basri, salah satu peneliti yang menginisiasi acara tersebut, kegiatan ini bukan merupakan lomba, tetapi lebih pada pendampingan bagi para santri untuk melahirkan karya tulis ilmiah. “Jadi, para santri selain dilatih menulis ilmiah juga didorong untuk menjadi peneliti,” ujar Husein.

Senada dengan Husein, Ta’rif, peneliti lainnya juga mengatakan bahwa para santri tersebut dipersiapkan menjadi peneliti di masa depan. “Masing-masing mendapat? uang pembinaan sebesar Rp 10 juta untuk bekal penelitian,” ujar Ta’rif.

KOKAM Tegal

Kesepuluh santri tersebut adalah: 1) Idris Ahmad Rifai (PP LSQ Ar-Rahman Yogyakarta), 2) Rinaldiyanti Rukman, dkk (PP Tebuireng Jombang), 3) Wildan Imaduddin Muhammad (PP LSQ Ar Rahma Yogyakarta), 4) Nur Imam Saifulloh (PP Al-Hidayah Karangsuci Purwokerto), 5) Sulfa Fariana (PP Krapyak Ali Maksum Yogyakarta).

Kemudian, 6) M Taufiq Maulana (Ma’had Aly PP Salafiyah Syafi”iyah Situbondo), 7) Syamsuar Hamka (PP Ar Rohman, Bogor), 8) Afifur Rohman, dkk (PP LSQ Ar-Rahman Yogyakarta), 9) Siti Afifah (PP Ibnul Qoyyim Putri Yogyakarta), 10) Miftahul Alimin (Ma’had Aly PP Salafiyah Syafiiyah Situbondo).

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag Prof Abdurrahman Mas’ud dalam pengarahannya mendorong kepedulian dan meningkatnya wawasan para santri terhadap dunia tulis-menulis. Menurutnya, perlu diupayakan sebuah kegiatan pengembangan karya ilmiah bagi para santri.

“Kegiatan tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali tradisi menulis di pesantren, membangun motivasi kaum santri untuk leluasa berkreasi, berprestasi, dan berimajinasi melalui tulisan-tulisannya,” ujar Mas’ud.

Para santri, lanjut Mas’ud, harus meneladani para ulama masa lalu. Ketika itu, karya-karya tulis para ulama banyak diterbitkan di Saudi dan Turki, selain di Indonesia sendiri. Karya yang monumental tersebut antara lain Tafsir al-Munir li Ma’alim at-Tanzil atau Tafsir Marah Labid (Syekh Nawawi al-Bantani) dan Manhaj Zhawi an Nazhar (Syekh Mahfudz al-Tirmasi), sebuah tafsir atas Manzhumat ‘Ilm al Atsar karya Abdurrahman al-Suyuthi.

Mas’ud menambahkan, sekarang ini belum ada lagi penulis produktif dari kalangan ulama setelah Rais Aam PBNU KH MA Sahal Mahfudh. “Yang menarik, adalah kitab Thariqatul Hushul ala Ghayatil Wushul karya Kiai Sahal Mahfudh, sebuah penjelasan dari kitab Ghoyatul Wushul karya Syekh Abu Zakariya al-Anshori,” tegasnya. (Musthofa Asrori/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Quote, Sholawat KOKAM Tegal

Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah atau disingkat KOKAM adalah salah satu bidang program kerja organisasi otonom dari Muhammadiyah yaitu Pemuda Muhammadiyah, yaitu program kerja bidang KOKAM dan SAR KOKAM Tegal. Sepuluh Santri Terpilih dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Kemenag di KOKAM Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KOKAM Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KOKAM Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KOKAM Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock