Magelang, KOKAM Tegal. Direktur pesantren Entrepreneur (Partner) KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) mengajak para jemaah selapanan untuk menghormati manusia sebagai ciptaan Allah. Menurut Gus Yusuf, dalam bergurau terhadap sesama perlu menjaga batas-batas kehormatan orang lain.
| Gus Yusuf: Boleh Guyonan Asal Tidak Menjatuhkan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Gus Yusuf: Boleh Guyonan Asal Tidak Menjatuhkan
Kalau memandang manusia hanya dari sisi wujudnya, maka kita keliru besar, kata Gus Yusuf. Di sisi lain kita harus kita harus melihat bahwa manusia salah satu ciptaan Allah."Jangan sampai kita mengolok-olok ciptaan Allah," ujar Gus Yusuf di hadapan puluhan santri dan alumni santri Partner yang mengawali pengajiannya dengan mujahadah di aula Partner, Kamis (19/2) malam.
KOKAM Tegal
Ini adalah salah satu cara kita menghormati orang lain. Bolehlah kita bergurau dengan sahabat kita, namun mengambil bahan dari tingkah laku mereka bukan dari sesuatu yang asli ciptaan Allah.“Seharusnya kita guyon dengan ilmu, tidak asal lucu. Sebagaimana Rasulullah juga seorang humoris dalam kisah nenek tua yang tidak mungkin masuk surga,” kata Gus Yusuf yang kini diamanahkan sebagai Wakil Ketua PP RMI NU.
KOKAM Tegal
Kita, tandas Gus Yusuf, harus menjaga ritme agar menjadi orang baik baik dalam serius maupun bergurau.Pengajian setiap malam Jumat Kliwon ini, membuka dialog-dialog keagamaan dan kewirausahaan untuk pertama kalinya setelah setahun berjalan. Selain santri dan alumni, hadir juga sejumlah pengusaha yang berdomisili di Magelang dan sekitarnya. Pengajian Selapanan malam Jumat Kliwon ini menjadi ajang ngudo roso berbagai kalangan untuk saling berbagi dalam forum ini.
Partner merupakan pesantren dengan konsep usaha sebagai tumpuan pengembangan santri. Mulai Oktober 2010 Partner secara resmi menampung alumni santri Asrama Perguruan Tinggi Tegalrejo yang berminat dalam bidang wirausaha. (M Zulfa/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
KOKAM Tegal Syariah, Olahraga, Quote KOKAM Tegal

EmoticonEmoticon