Tampilkan postingan dengan label Syariah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syariah. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Februari 2018

Khofifah: Orang Tua Bagian Utama dan Pertama dalam Perlindungan Anak

Jakarta, KOKAM Tegal. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan orang tua menjadi bagian utama dan pertama yang harus memberikan perlindungan kepada anak-anak.

Khofifah: Orang Tua Bagian Utama dan Pertama dalam Perlindungan Anak (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah: Orang Tua Bagian Utama dan Pertama dalam Perlindungan Anak (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah: Orang Tua Bagian Utama dan Pertama dalam Perlindungan Anak

“Berdasarkan Undang-undang Perlindungan Anak, jika menemukan anak-anak terlantar maka kewajiban masyarakat Indonesia untuk memberikan perlindungan,” kata Khofifah menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, Ahad (16/7) siang.

?

Peringatan HAN tahun ini digelar bersamaan dengan Halal Bihalal PP Muslimat NU. Khofifah mengatakan bagi Muslimat NU peringatan HAN sudah berlangsung bertahun-tahun.

KOKAM Tegal

“Muslimat NU punya 15.600 TPQ. Hari Anak Nasional bagi Muslimat sudah tahunan. Biasanya Muslimat NU ? membuat ? Festival Anak Soleh Nasional, tapi itu agenda 3 tahun sekali. Jadi tahun ini tidak ada,” ujarnya.

Walau digelar bersamaan dengan Halal Bihalal, Khofifah mengatakan nuasansa yang ingin dibangun tetap sama.

“Bahwa kita berharap anak-anak di Indonesia bisa bahagia. Lindungi anak-anak Indonesia. Jangan biarkan anak-anak terekpoitasi dan terlantar,” pesan Khofifah.

KOKAM Tegal

Peringatan HAN dan Halal Bi Halal PP Muslimat NU berlangsung meriah, dihadiri ribuan peserta, utamanya ibu-ibu dan anak-anak. Sejumlah tokoh turut hadir seperti Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua KPAI Asroru Niam Saleh, Kepala BKKBN, dan tokoh pemerhati anak Seto Mulyadi. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Meme Islam, Syariah, Pesantren KOKAM Tegal

Kamis, 15 Februari 2018

Susahnya Pasar Rakyat di Musim Hujan

Madiun, KOKAM Tegal. Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Madiun, Mansyur, mengungkapkan, pihaknya sempat kerepotan menghadapi hujan Ahad (18/2) tadi malam yang mengguyur Lapangan Balerejo, Kecamatan Kebonsari, tempat diberlangsungkannya pasar rakyat NU.

Gelaran Pasar Rakyat Indonesia yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama PCNU sampai di wilayah kabupaten Madiun, 16-17 Februari 2013 kemarin. Ini merupakan putaran ke-32 dari 48 pasar rakyat tahap pertama di pulau Jawa.

Susahnya Pasar Rakyat di Musim Hujan (Sumber Gambar : Nu Online)
Susahnya Pasar Rakyat di Musim Hujan (Sumber Gambar : Nu Online)

Susahnya Pasar Rakyat di Musim Hujan

Konsep pasar rakyat memang diadakan di tempat terbuka, seperti di alun-alun kota atau di lapangan sehingga sangat mungkin terganggu jika terjadi hujan. Meski terdapat tenda-tenda, namun hujan bisa mengganggu akses jalan dari satu stand ke stand lain. Belum lagi jika lokasi utama becek oleh air hujan.

KOKAM Tegal

“Kami mengusulkan, lebih baik pasar rakyat tidak diselenggarakan di musim hujan jadi kemeriahan pasar rakyat tidak terganggu. Tadi malam kami sempat kerepotan, apalagi tenda yang dipakai pembukaan sudah dibongkar, panitia dari PBNU minta tenda dibongkar karena menghalangi shooting,” kata Mansyur kepada KOKAM Tegal, Senin (18/2).

Namun, terkait waktu pelaksanaan pasar Rakyat di Madiun, Bupati Muhtarom sebelumnya justru mengatakan, jadwal pelaksanaan pasar rakyat di Madiun ini sangat pas.

KOKAM Tegal

Timing pasar rakyat sangat pas, karena saat ini masyarakat sudah tidak ada kegiatan yang dihasilkan cuma menunggu panen,” katanya saat membuka pasar rakyat, Sabtu (16/2) kemarin.

Sebagai evaluasi, Mansyur mengatakan, persiapan pasar rakyat untuk daerah juga butuh waktu yang agak panjang untuk persiapan teknis.

“Paling tidak butuh waktu 2-3 bulan agar daerah bisa mengontak para pengusaha, sehingga mereka bisa masuk. Kemarin persiapan mendadak cuma 2 minggu,” kata Mansyur yang juga panitia lokal pasar rakyat Madiun.

Namun secara umum, menurut Mansyur, pasar rakyat Madiun sudah berjalan lancar. Pemerintah setempat juga cukup antusias dengan kegiatan ini. Bupati Madiun Muhtarom sendiri membuka secara resmi pasar rakyat di Lapangan Balerejo, Kebonsari.

“Kita juga ada tambahan sepuluh stand dari pemerintah kabupaten Madiun, cukup ramai. Stand MWCNU Kebonsari juga ramai. Dangdutnya juga ramai, karena ini bukan dangdutan biasa, tapi dangdut NU,” pungkasnya.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ahmad Rofiq

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Syariah KOKAM Tegal

Sabtu, 03 Februari 2018

Pergunu Diminta Membentuk Anak Didik Berakhlakul Karimah

Brebes, KOKAM Tegal. Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) diminta untuk membentuk anak didik yang berakhlakul karimah. Pasalnya, telah terjadi pergeseran etika moral bagi generasi muda di era digitalisasi. 

Pergunu Diminta Membentuk Anak Didik Berakhlakul Karimah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Diminta Membentuk Anak Didik Berakhlakul Karimah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Diminta Membentuk Anak Didik Berakhlakul Karimah

“Pergunu, harus mampu membentuk anak didik yang berakhlakul karimah,” pinta Ketua Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kab Brebes H Athoillah saat menyampaikan sambutan pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pergunu se Kab Brebes di Gedung NU, Jalan Yos Sudarso 36 Brebes, Kamis (28/6).

Anggota Pergunu, lanjutnya, harus mampu menjadi garda terdepan dalam pembentukan karakter dan akhlakulkarimah peserta didik. “Peran guru sangat penting dalam pembentukan akhlakul karimah,” terangnya.

KOKAM Tegal

Namun demikian, kata Athoillah, anggota pergunu harus membuat citra positif terlebih dahulu dengan keteladanan. 

Athoillah juga memuji guru-guru swasta yang walaupun tidak mempunyai gaji yang jelas, tetapi hidupnya tentram dan sejahtera. Para guru ngaji, guru madrasah dan guru swasta lainnya yang sebagian tersebar di sekolah-sekolah NU, hanya memilih manajemen barokah. “Walau hanya mengharap bisaroh (sumbangan suka rela, red), mereka bisa mempertahankan aqidah dan akhlakul karimah,” pujinya.

KOKAM Tegal

Diapun berpesan, menjalankan tugasnya sebagai guru NU, agar tetap pada korikodor memperjuangkan 4 dimensi. Yakni dimensi keagamaan, dimensi keilmuan, dimensi kepemimpinan dan dimensi kebangsaan. 

Sementara, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Pergunu Kab Brebes Syamsu Asyifa MPd menjelaskan, Pergunu di Kab Brebes telah lahir sejak 16 Mei 2011. Dalam kurun waktu setahun telah menginventaris guru NU di Kabupaten Brebes, termasuk pembentukan pengurus ditingkat kecamatan.

Secara serentak, 17 Kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pergunu se Kabupaten Brebes dilantik untuk masa bakti 2012-2017. Pelantikan ditandai dengan pembacaan baiat atau janji pengurus di hadapan Pengurus Cabang NU yang dipimpin oleh Wakil Ketua PC NU KH Sodikin Rachman.  

 

Redaktur      : Syaifullah Amin

Kontributor : Wasdiun

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Anti Hoax, Syariah, Nasional KOKAM Tegal

Sabtu, 20 Januari 2018

Kosovo Umumkan Kemerdekaan, Reaksi Dunia Beragam

Pristina, KOKAM Tegal. Kosovo, negara baru yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Senin (18/2), mengumukan kemerdekaannya dari Serbia, meski memunculkan aksi protes di kota Beograd serta upaya terakhir Rusia yang meminta agar permohonan tersebut di blokir oleh badan dunia, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta beragam reaksi dunia internasional.

Puluhan ribu orang di pusat kota Pristina menyambut gembira keputusan parlemen Kosovo yang secara penuh mendukung pemisahan wilayah dari Serbia yang merupakan titik klimaks konflik berkepanjangan yang melanda bekas negara Yugoslavia itu.

Kosovo Umumkan Kemerdekaan, Reaksi Dunia Beragam (Sumber Gambar : Nu Online)
Kosovo Umumkan Kemerdekaan, Reaksi Dunia Beragam (Sumber Gambar : Nu Online)

Kosovo Umumkan Kemerdekaan, Reaksi Dunia Beragam

Pesta perayaan kemerdekaan di pusat kota Pristina berlangsung sepanjang malam hingga dini hari.

KOKAM Tegal

Tetapi di ibukota Serbia, Beograd, polisi antihuru-hara menggunakan gas air mata dan alat pentungan, berusaha membubarkan massa yang terdiri dari kelompok anak-anak muda yang melakukan aksi melempar batu ke sejumlah restoran cepat saji "Amerika" serta mendatangi kedutaan besar AS.

KOKAM Tegal

Slovenia yang menduduki jabatan ketua dari Uni Eropa mengajukan protes resmi pada Ahad malam kemarin.

Pihak rumah sakit di kota Beograd mengatakan, sedikitnya 50 orang termasuk 20 orang anggota polisi terluka.

Presiden Serbia Boris Tadic mengeluarkan pernyataan, "Serbia telah mengeluarkan sikap dan akan menyikapi secara damai untuk menganulir tindakan yang dilakukan oleh lembaga institusi Kosovo."

Sementara Rusia menyeru agar segera diadakan pertemuan istimewa oleh Dewan Keamanan (DK) PBB guna membahas isu tersebut pada Ahad malam namun gagal memperoleh dukungan yang dapat menyokong seruannya yang bertujuan untuk menyatakan deklarasi Kosovo tidak diakui dan tidak sah.

China Senin menyatakan akan kekhawatirannya atas pernyataan sepihak Kosovo atas "kemerdekaannya" dari Serbia, dan mengingatkan hal itu dapat membawa ke arah yang membahayakan stabilitas wilayah Balkan.

Perdana Menteri Australia Kevin Rudd Senin menyatakan mendukung keputusan Kosovo dan mengatakan pengakuan hubungan diplomatik dari negara baru tersebut akan segera dilaksanakan.

Di wilayah Kosovo di utara, kota Mitrovica, empat buah granat dilemparkan ke arah gedung di mana terdapat kantor PBB dan misi Uni Eropa, namun menurut polisi hanya satu granat yang berhasil meledak. Sejauh ini belum ada laporan mengenai korban cedera maupun jiwa.

Sebelumnya di Serbia sebelah selatan anggota polisi Kosovo menyetop sejumlah mantan anggota militer Serbia yang ingin memasuki wilayah Kosovo menjelang diumumkannya kemerdekaan.

Para anggota parlemen Kosovo secara penuh memberikan suara bagi deklarasi kemerdekaan Kosovo lepas dari ikatan dengan Serbia selama ini.

Namun parlemen Kosovo juga menyatakan akan menjunjung tinggi dan melindungi hak-hak semua kelompok yang ada di masayarakat yang mengacu kepada etnik Serbia, kelompok minoritas di Kosovo yang berjumlah 2 juta.

"Kami kini menjadi satu negara yang merdeka, berdaulat dan demokratis," kata ketua parlemen Kosovo Jakup Krasniqi seperti dilaporkan sumber Antara.

AS, dan Uni Eropa segera mengakui negara baru tersebut. "Dalam hal Kosovo maka posisi kami adalah status Kosovo harus dsesuaikan dalam rangka mencapai stabilitas di wilayah Balkan," kata Presiden George W.Bush.

Kemerdekaan membawa wilayah tersebut pada akhir gerakan untuk memisahkan diri sejak runtuhnya Yugoslavia dan komunisme di Eropa tahun 1990-an yang merupakan pergolakan dan konflik yang paling buruk sejak Perang Dunia II.

Sekitar 10 ribu orang meninggal pada perang Kosovo yang berlangsung antara 1998-1999 di mana pasukan Serbia berusaha mengendalikan etnik Alabania.

Serangan udara NATO terhadap orang kuat Slobodan Milosevic yang menghentikan konflik di wilayah itu dan pemerintahan di ambil alih oleh PBB.

Deklarasi itu juga menandai dimulainya masa transisi 120 hari dan mulainya penempatan 2 ribu anggota polisi Uni Eropa serta tim hukum yang membantu Kosovo melewati masa transisi.

Presiden Kosovo Fatmir Sejdiu menyeru kepada seluruh negara di dunia agar mengakui kemerdekaan Kosovo.

Uni Eropa terpecah menjadi dua dalam menyikapi kemerdekaan Kosovo. Inggris, Perancis, Jerman dan Itali akan memberikan pernyataan resmi pengakuan pada Senin ini juga.

Sementara Yunani, Cyprus, Romania, Slovakia, Spanyol dan Bulgaria menentang kemerdekaan. (dar)Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Hadits, Tegal, Syariah KOKAM Tegal

Rabu, 17 Januari 2018

Bagaimana Mahbub Dujunaidi Kenalkan NU kepada Anaknya?

Jakarta, KOKAM Tegal 



H. Mahbub Djunaidi aktif di NU sejak masih pelajar dengan menjadi anggota Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Kemudian menjadi Ketua UMum Pergerakan Mahasiswa Indonesia pertama, kedua dan ketiga. Ia juga pernah aktif di GP Ansor. Ketika umurnya makin, ia menjadi pengurus PBNU. Sampai wafatnya ia adalah Mustasyar PBNU. 

Menurut pengakuan anak-anaknya, Mahbub yang dikenal orang sebagai Pendekar Pena itu memang tidak pernah menjelaskan apa itu NU, tapi mengajak ke kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan NU. 

Bagaimana Mahbub Dujunaidi Kenalkan NU kepada Anaknya? (Sumber Gambar : Nu Online)
Bagaimana Mahbub Dujunaidi Kenalkan NU kepada Anaknya? (Sumber Gambar : Nu Online)

Bagaimana Mahbub Dujunaidi Kenalkan NU kepada Anaknya?

“Dulu pernah diajak main ke PBNU,” kata Yuri Mahatma, salah seorang anaknya di sela Haul H. Mahbub Djunaidi ke-22 bertajuk "Jazz dan Esai-esai H. Mahbub Djunaidi" yang digelar Omah Aksoro dan PMII UNUSIA di lapangan parkir UNISIA, Jakarta, Kamis malam (5/10).  

Yuri mengaku pernah diajak ke pantai utara dalam misi penggembosan Partai Persatuan Pembangunan ketika dipimpin Naro yang diduga didesain penguasa Orde Baru. Waktu itu, NU sebagai pemilik massa terbanyak, malah tersisihkan.  

“Saya diajak ke kantong-kantong NU di Jawa Timur. Sampai saat itu saya tidak bahwa dia itu tokoh dan banyak dikenal orang. Baru ketika diajak jalan, oh beneran…hahaha. Saya SMP kelas 2, sekitar usia 14 tahun waktu itu,” kenang musisi jazz yang tinggal di Bali itu.  

KOKAM Tegal

Mahbub Djunaidi menjelaskan kepada Yuri, yang tadinya NU dengan PPP sebegitu akurnya, akhirnya oleh Soeharto, Naro tiba-tiba masuk menjadi Ketua Umum PPP. 

“Terus merasa NU disepak begitu...haha, Bapak marah. Akhirnya gerilya ke kantong-kantong NU supaya tak usah masuk PPP lagi. Tapi ya lucu juga ya hahaha,” kenang pria yang dihadiahi buku 80 Hari Keliling Dunia karya Jules Verne oleh ayahnya saat ulang tahun kedelapan itu. 

Anak Mahbub Djunaidi yang lain, Isfandiari juga pernah diajak keliling pesantren oleh ayahnya. Salah satu yang paling ingat adalah ke Pesantren Salafiyah Syafiiyah Asembagus, Situbondo yang dipimpin KH As’ad Syamsul Arifin. Mahbub memang memiliki hubungan yang erat dengan kiai itu. 

Bahkan Isfan menyaksikan ayahnya mengajak Kiai As’ad untuk berkeliling ke pesantren NU di Bali. Tapi ketika hendak sampai di pesantren, Mahbub meminta Kiai Asad mengubah niatnya. 

KOKAM Tegal

“Udah jangan ke pesantren mulu, bosen. Kita ke pantai Kuta saja,” kenang Isfan yang vokalis band Jentre yang beraliran rock itu. 

Pada saat itu, lanjut Isfan, akhirnya kiai kharismatik yang merupakan narahubung pendirian NU atara Syaikhona Cholil Bangkalan dengan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari mengikuti ajakan ayahnya. (Abdullah Alawi)  

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Lomba, Syariah KOKAM Tegal

Selasa, 16 Januari 2018

Rukyatul Hilal Rabu Petang, Idul Adha Berpotensi Beda

Jakarta, KOKAM Tegal. Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama menyelenggarakan rukyatul hilal atau observasi bulan sabit di sejumlah titik strategis di Indonesia untuk penentuan awal bulan Dzulhijjah 1435 H pada Rabu (24/9) petang bertepatan dengan tanggal 29 Dzulqa’dah.

Rukyatul Hilal Rabu Petang, Idul Adha Berpotensi Beda (Sumber Gambar : Nu Online)
Rukyatul Hilal Rabu Petang, Idul Adha Berpotensi Beda (Sumber Gambar : Nu Online)

Rukyatul Hilal Rabu Petang, Idul Adha Berpotensi Beda

Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A. Ghazali Masroeri mengatakan, pihaknya telah mengaktifkan pos pelaporan hasil rukyat di kantor PBNU Jakarta Pusat dan menyebarkan nomor-nomor kontak informasi kepada para pengurus Lajnah Falakiyah di sejumlah daerah.

Data hasil hisab awal Dzuhijjah 1325 H yang diterbitkan oleh Lajnah Falakiyah untuk markaz Jakarta menunjukkan ijtima’ atau konjungsi baru terjadi pada Rabu 24 September 2014 pukul 13.24 WIB, sementara tinggi hilal pada saat matahari tenggelam baru mencapai 0 derajat 27 menit di atas ufuk.

KOKAM Tegal

Berdasarkan data itu, diperkirakan rukyatul hilal tidak akan berhasil atau hilal dinyatakan tidak memenuhi kriteria imkanur rukyat. Seperti tercetak dalam kalender NU, tanggal 1 Dzulhijjah baru terjadi pada hari Jum’at bertepatan dengan 26 Septermber 2014, dan hari raya Idul Adha jatuh pada hari Ahad 5 Oktober 2014. Namun kepastian awal bulan tetap menunggu hasil rukyat Rabu petang dan akan diverifikasi dalam sidang itsbat di kantor Kementerian Agama.

KOKAM Tegal

Sementara itu seperti diwartakan, Muhammadiyah telah mengumumkan awal Dzulhijjah jatuh pada Kamis 25 September 2014 dan hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1435 H jatuh pada Sabtu 4 Oktober 2014. Keputusan itu diambil berdasarkan metode hisab yang dinamakan wujudul hilal yakni ijtima’ sebelum tenggelam matahari dan hilal berada di atas ufuk pada saat tenggelam matahari tanpa mempertimbangkan derajat ketinggian dan tanpa melalui proses rukyatul hilal. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Kyai, Nusantara, Syariah KOKAM Tegal

Minggu, 14 Januari 2018

Tim Falakiyah NU Lihat Hilal dari Bukit Condrodipo Gresik

Jakarta, KOKAM Tegal - Lembaga Falakiyah PBNU menggarap observasi langit atau rukyat di sejumlah titik di Indonesia. Melalui Nusantara Command Center (NCC) yang menggunakan teknologi video konferensi jarak jauh, tim melaporan hasil rukyat dari tempat masing-masing.

Berdasarkan data yang masuk, hilal atau bulan sabit tanda awal Ramadhan terlihat  oleh tim yang melakukan rukyat di Bukit Condrodipo, Gresik, Jawa Timur. Hilal terlihat oleh saksi, antara lain Ustadz Ikhwanuddin, KH Azhar, H Abdullah Thoyib.

Tim Falakiyah NU Lihat Hilal dari Bukit Condrodipo Gresik (Sumber Gambar : Nu Online)
Tim Falakiyah NU Lihat Hilal dari Bukit Condrodipo Gresik (Sumber Gambar : Nu Online)

Tim Falakiyah NU Lihat Hilal dari Bukit Condrodipo Gresik

Hilal disaksikan selama kurang lebih 9 menit sejak pukul 17.21 WIB. Posisi hilal berada pada 7 derajat 31 menit 17 detik.

Di Jawa Timur prosesi rukyat dilakukan di 11 titik, namun diduga hanya dua titik yang berhasil melihat hilal karena mayoritas terhalang oleh mendung. Selain Gresik, hilal juga tampak dari Tanjung Kodok, Lamongan, yang hingga berita ini naik masih dalam proses melengkapi informasi.

KOKAM Tegal

Sementara tim rukyat dari PWNU Maluku Utara melaporkan tidak berhasil menyaksikan hilal. Tim rukyat Lembaga Falakiyah PWNU Maluku Utara melakukan observasi di gedung rukyat BMKG Kota Ternate bersama MUI dan BMKG.

KOKAM Tegal

"Secara hitungan, hilal berada di tujuh derajat. Namun hingga bulan terbenam kami tidak dapat menyaksikan hilal karena tertutup awan tebal," kata salah seorang tim rukyat melaporkan dari Kota Ternate.

Laporan dimpimpin Lembaga Falakiyah PBNU. Turut hadir dalam ruangan NCC Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Sekjen PBNU. Saat berita ini ditulis, data terus masuk dan belum sampai pada ikhbar resmi tentang awal bulan Ramadhan Lembaga Falakiyah PBNU. (Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Syariah, Bahtsul Masail KOKAM Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KOKAM Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KOKAM Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KOKAM Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock