Senin, 29 Januari 2018

Gus Sholah: Gerakan Fundamentalisme Agama Ancam Nasionalisme

Jombang, KOKAM Tegal. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah) mengatakan, gerakan fundamentalisme agama dan radikalisasi massa yang marak belakangan ini, merupakan tanda-tanda bagi ancaman nasionalisme Indonesia.

Hal itu disampaikan Gus Sholah saat menjadi pembicara pada seminar “Nasionalisme Indonesia, Dulu dan Kini”, di sela-sela Pertemuan Anak Muda Nahdlatul Ulama (NU) di Aula Ponpes Tebuireng, Jombang, Jatim, Ahad (20/05) kemarin, seperti dilansir syirah.com.

Gus Sholah, dalam acara yang digelar untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) itu, mencontohkan ancaman bagi nasionalisme juga tampak pada hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menurutnya, hubungan itu tidak lagi mencerminkan hubungan yang berlandaskan keadilan dan memberi nilai lebih bagi pemberdayaan masyarakat miskin.

Gus Sholah: Gerakan Fundamentalisme Agama Ancam Nasionalisme (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Sholah: Gerakan Fundamentalisme Agama Ancam Nasionalisme (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Sholah: Gerakan Fundamentalisme Agama Ancam Nasionalisme

Globalisasi, tambah mantan Ketua Pengurus Besar NU yang juga adik kandung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu punya peran besar dalam menumbuh-suburkan gerakan fundamentalisme agama dan radikalisasi massa. Semakin besar efek yang ditimbulkan globalisasi, maka nasionalisme Indonesia akan terpinggirkan, terancam.

Waspadai Gerakan Fundamentalisme

Sementara itu, Pertemuan Anak Muda NU, Minggu (20/05), menghasilkan beberapa rekomendasi. Di antaranya, mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai gerakan-gerakan fundamentaslime yang mengancam nasionalisme Indonesia.

KOKAM Tegal

Selain itu, acara yang diikuti aktivis NU dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) juga mengeluarkan seruan kepada pemerintah pusat untuk lebih memperhatikan kembali rakyat miskin yang jumlahnya masih banyak di beberapa daerah.

Hal itu dianggap penting karena selama ini kebijakan-kebijakan pemerintah pusat kepada daerah dinilai tidak cocok dengan kearifan lokal dan tidak seimbang dengan sumberdaya lokal daerah.

Kepada kalangan “NU struktural”, seperti dikutip syirah.com, Pertemuan Anak Muda NU menyatakan agar lebih aktif memperjuangkan isu yang sedang menimpa warga NU, misalnya soal kemiskinan. Karena kalangan struktural NU dinilai masih mempunyai kekuatan untuk menggerakkan warganya agar terlepas dari belenggu kemiskinan.

KOKAM Tegal

Sedangkan, kalangan “NU kultural”, dalam hal ini dapat memainkan dua peran. Pertama, mendukung, mendampingi NU struktural untuk merealisasikan program yang berpihak pada permasalahan yang dihadapi umat.

Acara tersebut dihadiri sekitar 200 peserta dari kalangan LSM NU; Syarikat Indonesia, Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS) Yogyakarta, Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) Jakarta, Pengurus Pusat Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Jakarta, FLA, Averroes Malang. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Pondok Pesantren, Humor Islam, Aswaja KOKAM Tegal

Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah atau disingkat KOKAM adalah salah satu bidang program kerja organisasi otonom dari Muhammadiyah yaitu Pemuda Muhammadiyah, yaitu program kerja bidang KOKAM dan SAR KOKAM Tegal. Gus Sholah: Gerakan Fundamentalisme Agama Ancam Nasionalisme di KOKAM Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KOKAM Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KOKAM Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KOKAM Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock