Tampilkan postingan dengan label AlaNu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AlaNu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Februari 2018

Dahsyat, Syarah Arbain Nawawi Ini Ditulis Anak-anak Usia Belia

Menulis bukanlah suatu hal yang tidak mungkin dikerjakan oleh santri yang masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah. Faktanya, buku berjudul? Belajar Bahagia dari Nabi SAW? ini ditulis oleh sekumpulan anak usia 11-12 tahun yang sedang belajar di Pesantren Hadis Darus Sunnah, Ciputat Tangerang Selatan.?

Buku terbitan? Maktabah Darus Sunnah? ini menjadi bukti betapa manjurnya pesan Almaghfurlah KH Ali Mustafa Yaqub yang berbunyi,? “Wa la tamutunna illa wa antum katibun” (Dan janganlah kalian meninggal kecuali sudah punya karya tulis). Pesan yang selalu diulang-ulang ini tak cukup hanya masuk ke telinga maupun dalam hati para santri, namun langsung termanifestasikan melalui karya nyata.

Dahsyat, Syarah Arbain Nawawi Ini Ditulis Anak-anak Usia Belia (Sumber Gambar : Nu Online)
Dahsyat, Syarah Arbain Nawawi Ini Ditulis Anak-anak Usia Belia (Sumber Gambar : Nu Online)

Dahsyat, Syarah Arbain Nawawi Ini Ditulis Anak-anak Usia Belia

Buku? Belajar Bahagia dari Nabi SAW? merupakan? syarah? (penjelasan) dari kitab? Arbain an-Nawawi? karya Imam an-Nawawi. Hanya saja penjelasan kitab tersebut tidak seperti yang disusun oleh para ulama besar, yang penuh dengan bahasa sulit dan terkadang membuat pusing pembacanya.

KOKAM Tegal

Penjelasan kitab? Arbain? ini ditulis dengan gaya ringan, renyah dan mengalir. Tidak ada kata-kata ilmiah, begitu juga istilah-istilah berat. Anak-anak ini mampu meringkas bahasa-bahasa hadits dan syarahnya yang cukup rumit dengan sederahana, mirip catatan harian.

KOKAM Tegal

Saat membaca buku ini kita akan disuguhkan “narasi-narasi unik” juga poin-poin penting yang kemudian dideskripsikan. Setiap hadits diberi judul yang bisa menarik perhatian pembaca. Bahkan beberapa penulis mengaitkan penjelasan-penjelasan dalam hadits dengan kejadian-kejadian yang umunya kita alami. Tentunya semua kejadian itu merupakan olahan sudut pandang para penulis yang notabennya masih imut-imut.

Meski demikian, diantara penulis ada juga yang mengutip beberapa pendapat atau adagium dari ulama untuk sekedar menguatkan penjelasan yang mereka tulis.?

Literasi Pesantren?

Terbitnya buku? Bahagia dari Nabi SAW? ? ini menjadi bukti bahwa dunia literasi pesantren cukup berwarna. Tidak hanya didominasi kiai maupun santri-santri dewasa. Dunia literasi? pesantren juga meliputi seluruh generasi, tak terkecuali anak-anak usia belia.?

Tradisi menulis perlu dikembangkan, tanpa meninggalkan tradisi? setoran, apalan, lalaran, sawiran? yang sudah menjadi kewajiban setiap santri. Tradisi literasi yang mulai diperkenalkan sejak dini akan melahirkan kader-kader pesantren yang tidak hanya cakap ceramah, tapi juga produktif dalam menelurkan karya, sebagaimana para ulama Nusantara terdahulu.? Al-khattu yabqa zamanan fil ardhi, wa katibul khatti tahtal ardhi madfunun.? (Tulisan? akan selalu kekal walaupun sang penulis sudah terkubur di dasar bumi).





Info Buku:

Judul ? : Belajar Bahagia dari Nabi SAW

Penulis? : Santri Kelas VII Madrasah Darus Sunnah (Santri Hadis Darus Sunnah Pertama ‘Sahadat’)

Penerbit : Maktabah Darus Sunnah?

ISBN : 978-602-96931-7-1

Halaman? : xvi+225

Cetakan Pertama: Mei 2016





Peresensi

M. Alvin Nur Choironi?

Mahasantri Darus Sunnah International Institute for Hadith Sciences,? Ketua HMJ Tafsir Hadis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Sekretaris Nasional Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis se-Indonesia.





Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal AlaNu KOKAM Tegal

Jumat, 23 Februari 2018

MINU Pucang Terima Penghargaan Indonesia School Choice Award

Sidoarjo, KOKAM Tegal - Madrasah Ibtidaiyah Maarif Nahdlatul Ulama (MINU) Pucang Sidoarjo meraih penghargaan dari Tri Uno Manajemen for its achievment of Indonesia school choice award 2017 dengan kategori the most favorite Islamic school of the year. Penghargaan itu diberikan oleh pihak Tri Uno Manajemen kepada Kepala MINU Pucang M Hamim Thohari di Sari Pan Pacific Hotel Jakarta, 20 Januari 2017 lalu.

Hamim Thohari mengaku senang dan bangga karena telah mendapatkan penghargaan tersebut. Pasalnya, ada institusi lain yang mengakui.

MINU Pucang Terima Penghargaan Indonesia School Choice Award (Sumber Gambar : Nu Online)
MINU Pucang Terima Penghargaan Indonesia School Choice Award (Sumber Gambar : Nu Online)

MINU Pucang Terima Penghargaan Indonesia School Choice Award

"Alhamdulillah, perasaan saya senang. Semoga ke depan, MINU Pucang menjadi lebih baik lagi, menjadi sekolah warga Nahdliyin di Sidoarjo," katanya kepada KOKAM Tegal, Sabtu (11/2).

Menurutnya, MINU Pucang termasuk fenomena madrasah yang ada di Indonesia. Karena satu-satunya madrasah yang mengimplementasikan tiga kurikulum.

KOKAM Tegal

"Lulusan MINU Pucang mendapatkan triple degree yakni ijazah nasional, Cambridge, dan IB," imbuhnya.

Ia mengatakan, sebagai madrasah yang owner-nya Muslimat NU Sidoarjo amalan-amalan nahdliyin tidak pernah ditinggalkan. Pihak sekolah selalu mengadakan acara yasinan, tahlil, istighotsah dan lain sebagainya. Semuanya dilakukan peserta didik MINU Pucang setiap hari.

KOKAM Tegal

Ia menjelaskan, setiap pagi para peserta didik tidak lupa belajar Al-Quran dan membiasakan dengan hapalan Al-Quran setiap hari diajarkan selama dua jam pelajaran. Khusus tahfidz diasuh oleh guru-guru yang hapal Al-Quran.

"Kami juga memiliki program terbaru yaitu pembelajaran tahfiz dan eksakta sepulang sekolah. Bagi peserta didik yang berminat bisa mengikutinya. Program tersebut di luar jam sekolah tanpa dipungut biaya (gratis). Peserta didik yang mengikuti kegiatan tersebut pulangnya habis sholat Maghrib," pungkasnya. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Sejarah, AlaNu KOKAM Tegal

Jumat, 09 Februari 2018

KH Agoes Ali Mashuri: Ulama Payung Besar Umat

Surabaya, KOKAM Tegal. KH Agoes Ali Mashuri, Wakil Rais PWNU Jatim mengatakan para ulama dan kiai selalu hadir tatkala melihat kondisi umat sedang carut marut. Persoalan, ancaman dan ketimpangan, para ulama dan kiai berijtihad dan mengajak umat untuk menjawab problem bangsa dengan Istighotsah Kubro.

"Para ulama dan kiai selalu hadir sebagai sosok pengayom, perekat dan penyejuk pada umatnya," kata Gus Ali saat konferensi pers bersama Ketua PWNU Jatim di loby Gedung PWNU Jatim (6/4).

KH Agoes Ali Mashuri: Ulama Payung Besar Umat (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Agoes Ali Mashuri: Ulama Payung Besar Umat (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Agoes Ali Mashuri: Ulama Payung Besar Umat

Istighotsah Kubro ini merupakan doa bersama. Kekuatan doa di atas segalanya dan banyak hal yang tidak rasional bisa ditempuh dengan doa.?

"Mari Istighotsah Kubro dilakukan untuk mendinginkan hati dan menjernihkan pikiran, menyongsong masa depan bangsa yang lebih baik," terang Pengusuh Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo ini.

KOKAM Tegal

Istighotsah yang akan dilaksanakan di GOR Delta Sidoarjo pada Ahad 9 April 2017 ini, merupakan sebuah edukasi pada umat untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual, spiritual dan intuisi.

"Gerakan kiai harus tampil beda dengan gerakan politisi dan aktivis jalanan. Demonya kiai bukan turun ke jalan tapi doa bersama. Istighotsah Kubro untuk Mengetuk Pintu Langit Menggapai Nurullah (Cahaya Allah)," pungkas Gus Ali. (Rof Maulana/Fathoni)

KOKAM Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Nusantara, AlaNu KOKAM Tegal

Senin, 05 Februari 2018

Narkoba Boleh Diketahui, Tapi Harus Dihindari

Brebes, KOKAM Tegal. Pelajar NU yang tergabung dalam IPNU-IPPNU jangan sampai menyentuh narkotika psikotropika, dan obat-obatan adiktif lainnya. Boleh diketahui, namun harus dihindari agar tidak terseret ke dalam jeratan barang terlarang ini.

Demikian disampaikan Lukman Suyanto SH dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes saat menyampaikan materi sosialisasi bahaya narkoba dalam peringatan Harlah ke-61 IPNU dan ke-60 IPPNU tingkat Kecamatan Songgom di Aula Kantor Kecamatan Songgom, Brebes, Jawa Tengah, Senin (9/3).

Narkoba Boleh Diketahui, Tapi Harus Dihindari (Sumber Gambar : Nu Online)
Narkoba Boleh Diketahui, Tapi Harus Dihindari (Sumber Gambar : Nu Online)

Narkoba Boleh Diketahui, Tapi Harus Dihindari

Menurut Lukman, narkoba merupakan telur emasnya setan. Siapapun akan tergoda manakala mendengar dan melihatnya. “Pelajar NU, jangan sampai terpengaruh olehnya,” ucapnya.

KOKAM Tegal

Berbagai kegiatan IPNU-IPPNU, menurut Lukman bisa menjadi lahan aktivitas positif generasi muda. Sehingga tidak terbawa oleh hal-hal negatif yang ditawarkan oleh peradaban jaman. 

“Aktivitas IPNU-IPPNU berupa pengajian dan sosial kemasyarakatan lainnya bisa menjadi benteng untuk menghindari penyalahgunaan narkoba,” tegas Lukman.

KOKAM Tegal

Sementara Kasi Trantib Songgom Sudarto SH yang mewakili Camat menyambut baik upaya IPNU-IPPNU menggelar Sosialisasi Antinarkoba.”Upaya IPNU-IPPNU dalam membangun bangsa merupakan wujud nyata mencegah generasi muda dalam pengaruh penyalahgunaan narkoba yang telah menjadi musuh masa depan bangsa,” ujar Sudarto.

Ketua PC IPNU Brebes Ahmad Zaki Al-Aman menjelaskan, selain di Songgom, berbagai kegiatan Harlah IPNU-IPPNU digelar di masing-masing PAC se-Kabupaten Brebes. “Sesuai dengan kreativitasnya masing-masing, mereka menggelar berbagai kegiatan untuk meningkatkan kecintaan dan bakti IPNU-IPPNU pada daerahnya,” imbuh Zaki.

Selain sosialisasi juga digelar lomba paduan suara dengan menyanyikan Mars IPNU-IPPNU yang diikuti seluruh perwakilan dari Pimpinan Ranting dan Komisariat se-Kecamatan Songgom. 

Setelah melalui penjurian yang ketat akhirnya sebagai juara pertama grup paduan suara utusan dari  Pimpinan Ranting (PR) Songgom Lor, juara 2 Komisariat MTs Babussalam Kemakmuran, dan juara 3 PR Wanatawang. Para pemenang mendapat hadiah berupa trofi dan sejumlah uang pembinaan. (Wasdiun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Humor Islam, AlaNu KOKAM Tegal

Rabu, 24 Januari 2018

IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol

Jakarta, KOKAM Tegal. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jakarta Pusat mengadakan turnamen futsal se-DKI Jakarta. Kali ini turnemen tergolong unik, karena semua pesertanya adalah orang mini (cebol) yang tak asing lagi di layar televisi Indonesia.

IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol

Kebanyakan dari mereka adalah pemain sinetron, seperti Tarzan Betawi, Ronaldowati, dan  7 Manusia Harimau, yang sampai saat ini sinetronnya masih tayang. “Saya sendiri awalnya meragukan akan terlaksanannya turnamen ini. Mereka adalah pemain sinetron, terlebih ada yang bilang bahwa setelah futsal mau langsung menuju lokasi syuting di Cibubur,” ujar Yani Rahman, Ketua PC IPNU Jakarta Pusat.

Turnamen yang digelar Sabtu (12/9) ini dihadiri langsung oleh Faisal dari Deputi 3 Kemenpora Republik Indonesia. Ia membuka turnamen ini dengan menendangkan bola dari tengah lapangan yang kemudian disahut gemuruh tepuk tangan para peserta dan panitia.

KOKAM Tegal

Faisal tampak terkejut dan senang ketika memasuki lapangan futsal, di kawasan Kwitang, Jalan Keramat 2, Jakarta Pusat itu. “Waw, ini merupakan suatu kegiatan yang beda dengan yang lain, tetap jaya olahraga Indonesia,” ujarnya.

KOKAM Tegal

PC IPNU Jakarta Pusat mengadakan turnamen ini karena menilai bahwa olahraga bisa dinikmati oleh semua kalangan. Gelak tawa yang tanpa henti mewarnai turnamen futsal tersebut. Semua larut dalam kebersamaan dan kegembiraan, termasuk bagi tim yang kalah. “Ini merupakan kemenangan kita bersama,” ujar Farly sesaat setelah menerima piala juara 1 turnamen futsal mini. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Pondok Pesantren, AlaNu KOKAM Tegal

Sabtu, 20 Januari 2018

Kang Said: Bangsa Asing Inginkan Indonesia Ekstrem

Jepara, KOKAM Tegal. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj mengimbau warga NU untuk memasyarakatkan cara beragama yang moderat. Kiai Said mengingatkan mereka untuk berjuang untuk itu. Karena, banyak pihak asing yang memprovokasi agar bangsa Indonesia terlibat dalam gerakan ekstrem.

“Bangsa Barat sangat mendambakan Indonesia menjadi radikal. Jika sudah radikal, mereka memiliki alasan untuk menggempur Nusantara,” kata Kang Said saat menyampaikan sambutan di Harlah ke-71 Yayasan Mathaliul Huda di desa Bugel kecamatan Kedung kabupaten Jepara, Rabu (17/9) malam.

Kang Said: Bangsa Asing Inginkan Indonesia Ekstrem (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said: Bangsa Asing Inginkan Indonesia Ekstrem (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said: Bangsa Asing Inginkan Indonesia Ekstrem

Sebab itu, sikap ke-NUan tegasnya harus tetap dijaga. “Orang NU jangan mudah terpancing pada kelompok yang suka mengebom. Sebab NU cinta damai. Jangan sampai ikut-ikutan ISIS. Gerombolan garis keras itu sudah bukan Islam, karena suka membunuh saudaranya sendiri,” pesan Kang Said di hadapan ratusan jamaah yang hadir.

KOKAM Tegal

Kepada hadirin, pengasuh pesantren Ats-Tsaqafah Ciganjur ini mengingatkan orang tua untuk benar-benar mengawasi anaknya dari pengaruh paham ekstrem. “Ciri lahiriahnya kelompk wahabi antara lain berjenggot panjang, bergamis, bercelana cingkrang, atau tanda hitam di jidat.”

Pengurus masjid juga lebih cermat. Jangan sampai wahabi menguasai kepengurusan masjid. Bogor, Tangerang, dan Bekasi merupakan kota yang dikuasai kelompok wahabi. “Untungnya LTM PBNU lekas bertindak sehingga masjid-masjid yang direbut kelompok tersebut bisa kembali,” imbuh Kang Said. (Syaiful Mustaqim/Alhafiz K)

KOKAM Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Amalan, AlaNu KOKAM Tegal

Jumat, 29 Desember 2017

Ribuan Warga Miskin Ikuti Operasi Katarak LKKNU Jatim

Jombang, KOKAM Tegal. Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Jawa Timur menyelenggarakan operasi katarak gratis bagi warga miskin. Aksi bakti sosial yang digelar dalam rangka Pra-Muktamar Ke-33 NU ini diikuti 1200 warga dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Ribuan Warga Miskin Ikuti Operasi Katarak LKKNU Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Warga Miskin Ikuti Operasi Katarak LKKNU Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Warga Miskin Ikuti Operasi Katarak LKKNU Jatim

"Alhamdulillah dari target 1000 pasien yang bakal dioperasi katarak ternyata yang mendaftar telah mencapai 2000 orang lebih," ujar dr Zulfikar Asad, Direktur RS Unipdu Medika, bersama Ketua LKKNU Jatim Zahrul Azhar, Kamis (23/4) kemarin.

Zahrul Azhar menuturkan, kegiatan operasi katarak yang dilakukan di RS Unipdu Medika merupakan hasil kerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya LSPT Tebuireng INTI, A New Vision Singapura, RTV, dan melibatkan TNI dan Polri.

KOKAM Tegal

"Biayanya gratis untuk pasien, kalau diuangkan bisa mencapai Rp 1 Miliar lebih karena untuk satu operasi bisa sampai Rp 15 juta untuk setiap orang," jelasnya seraya mengatakan, karena banyaknya pasien, operasi akan digelar selama 5 hari.

KOKAM Tegal

Ketua PWNU Jatim KH Mutawakkil Alallah mengatakan bahwa apa yang dialkukan LKKNU sejatinya adalah bagian dari ikhtiar NU sejak 93 tahun yang lalu. “Kehadiran NU di tengah tengah masyarakat salah satunya adalah menyelesaikan masalah masyarakat dengan tuntunan agama," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf mengatakan, dengan banyaknya paisen yang mengikuti operasi katarak ini berarti masih? ada persoalan kesehatan mata di tengah masyarakat kita. “Ini perlu mendapatkan perhatian semua pihak, untuk ikut berbuat membantu mereka yang menderita katarak," ujar Gus Ipul, sapaan akrabnya.

Pemerintah Jatim, lanjut Gus Ipul, sangat berterima kasih telah dibantu menyelesaikan persoalan katarak yang masih dialami masyarakat . "Kita berharap banyak pihak juga ikut melakukan hal yang sama menggelar operasi katarak seperti yang dilakukan di RS Unipdu Medika Pesantren Rejoso ini," tandas mantan ketua umum PP GP Ansor ini. (Muslim Abdurrahman/Mahbib)

Foto: Saifullah Yusuf menyapa warga yang usai mengikuti operasi katarak gratis di RS Unipdu Medika

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal AlaNu, Tegal KOKAM Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KOKAM Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KOKAM Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KOKAM Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock