Tampilkan postingan dengan label Tegal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tegal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Maret 2018

KPAI Jelaskan Kenapa Anak Mudah Terkena Paham Radikalisme

Jakarta, KOKAM Tegal



Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susianah Affandi mengatakan, kelompok ekstremis menyasar anak-anak sebagai target perekrutan. Alasannya, anak-anak dinilai masih polos dan belum bisa menyaring mana konten yang mengandung unsur ektrimisme-radikalisme dan mana yang tidak.

“Karena mereka kan masih polos dan mereka tidak bisa menolak,” kata Susianah selepas mengisi acara Halaqah Pencegahan Anak dari Gerakan Radikal di Jakarta, Selasa (29/8).

KPAI Jelaskan Kenapa Anak Mudah Terkena Paham Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)
KPAI Jelaskan Kenapa Anak Mudah Terkena Paham Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)

KPAI Jelaskan Kenapa Anak Mudah Terkena Paham Radikalisme

Menurut dia, pemerintah seharusnya melakukan sosialisasi kepada para orang tua tentang ideologi radikalisme dan ekstremisme. Sehingga mereka sadar dan mawas diri akan bahaya gerakan-gerakan yang mengarah kepada terorisme.

“Yang harus dilakukan adalah penguatan ketahanan keluarga,” tegasnya.

Wakil Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) itu menyebutkan, anak-anak yang terpapar radikalisme biasanya berasal dari keluarga yang bermasalah seperti orang tuanya bercerai, keluarganya tidak harmonis, dan keluarga yang miskin.

KOKAM Tegal

Selain itu, kelompok ekstremis dan radikalis, imbuh Susianah, melakukan propaganda kepada anak-anak dengan menyuguhkan pengertian jihad yang keliru. Mereka menafsirkan jihad dengan dengan perang melawan non-muslim. Maka dari itu, yang paling rentan terhadap radikalisme adalah anak-anak.

“Nilai-nilai itu (pengertian jihad yang keliru) hanya bisa masuk secara mudah kepada orang-orang yang belum punya filter pendidikan, pengalaman, dan sosio kultur,” ucapya. ?

KOKAM Tegal





Anak sudah terpapar radikalisme

Susianah menjelaskan, seandainya ada anak yang sudah terpapar radikalisme dan terorisme maka pemerintah seharusnya tidak melakukan upaya-upaya yang represif dan menggunakan pendekatan hukum.?

“Jadi bukan pendekatan represif. Kalau menggunakan represif maka akan menularkan virus dendam kepada anak,” jelasnya.

Ia lebih sepakat apabila pemerintah melakukan program rehabilitasi dan kesejahteraan kepada anak-anak yang sudah terpapar radikalisme dan terorisme, yaitu dengan menanamkan pemahaman Islam yang damai.

Di lain pihak, masyarakat juga harus diberikan pendidikan terkait dengan anak-anak yang sudah terpapar radikalisme dan terorisme. Sehingga masyarakat juga bisa ikut serta dalam proses rehabilitasi terhadap anak yang sudah terpapar tersebut. (Muchlishon Rochmat/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Pahlawan, Tegal, Kiai KOKAM Tegal

Rabu, 07 Februari 2018

Pelajar NU Diingatkan Tak Buru-buru Nikah

Lombok Tengah, KOKAM Tegal. IPNU-IPPNU bersama BKKBN Propinsi Nusa Tenggara Barat akan menggelar Sosialisasi Generasi Berencana (Genre) dan Pendewasaan usia perkawinan pada hari Jum’at-minggu 17-19 April 2015 di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Lendang Simbe Desa Mertak Tombok Kabupaten Lombok Tegah.

Selain kegiatan sosialisasi, nanti juga akan di gelar di waktu yang sama yaitu Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) dan Diklat Orientasi Kaderisasi dengan tema meningkatkan Kualitas Kader berbasis Ahlussunah Waljamaah.

Pelajar NU Diingatkan Tak Buru-buru Nikah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Diingatkan Tak Buru-buru Nikah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Diingatkan Tak Buru-buru Nikah

“Nanti kami akan laksakan Makesta dan Orientasi Kaderisasi yang di rangkaikan dengan Sosialisasi Genre dan Pendewasaan Usia perkwinan,” ujar Imam Subki Ketua Cabang IPNU Lombok Tengah di Lombok Tengah, Senin (13/4).

KOKAM Tegal

Adapun tujuan dari kegiatan tersebut menurut Imam sapaan akrabnya agar pelajar NU mengikuti kaderisasi fomal organisasi sebagai gerbang awal dalam mengenal NU lebih baik, mendorong kader-kader pelajar NU agar memiliki nalar sosial yang baik di tengah-tengah masyarkat, dan serta saat Orientasi Kaderisasi para Pengurus IPNU-IPPNU di Lombok Tengah dapat memahami sistem tata kerja Organisasi sesui bidangnaya masing-masing.? ? ?

“Sedangkan tujuan dari Sosialisasi Generasi Berencana (Genre) dan pendewasaan usia Perkwainan menurutnya agar kader-kader IPNU-IPPNU mengetahui usia minimal maupun maksimal terkait perkwainan untuk siap berumah tangga,” tutup alumni Santri Pesantren Al-Mansuriah Bonder Praya Barat Lombok Tengah ini. (Samsul Hadi/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal

KOKAM Tegal Tegal KOKAM Tegal

Minggu, 04 Februari 2018

GP Ansor Kragan Kawal Tuntutan Masyarakat Terkait Cafe Ilegal

Rembang, KOKAM Tegal

Maraknya berdirinya cafe ilegal di Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang dituding banyak meresahkan warga membuat masyarakat sekitar meminta bantuan kepada Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kragan untuk membantu mengawal dalam penertiban.?

Ketua PAC GP Ansor Kragan Ahmad Mujibur Rohman mengatakan, dengan maraknya berdirinya cafe ilegal di Kecamatan Kragan menjadi salah satu konsen kami untuk membantu menyelesaikannya. "Ini merupakan salah satu konsen kami mengawal tuntutan masyarakat dan pemuda dalam penyelesaian permasalahan tersebut," terangnya, Sabtu (19/3).

GP Ansor Kragan Kawal Tuntutan Masyarakat Terkait Cafe Ilegal (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Kragan Kawal Tuntutan Masyarakat Terkait Cafe Ilegal (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Kragan Kawal Tuntutan Masyarakat Terkait Cafe Ilegal

Beberapa desa yang merasakan keberatan terkait berdirinya cafe ilegal diantaranya Desa Kebloran, Tanjungan, dan Sendangwaru. Para warga merasa terganggu dengan maraknya cafe ilegal yang didirikan di desa mereka.

Warga berharap permasalahan ini secepatnya dapat ditangani, sehingga warga dapat merasakan kenyamanan dilingkungan mereka kembali. "Ini termasuk melakukan sesuatu yang masalahah bagi masyarakat," terang Mujib.

KOKAM Tegal

Diketahui bahwa Ahmad Mujibur Rohman merupakan Ketua PAC GP Ansor Kragan yang baru terpilih pada 28 Februari 2016 lalu. Selain upaya untuk melakukan kegiatan yang bersifat urgensif dalam masyarakat, Ansor Kragan juga berupaya untuk membangun kepengurusan yang solid di internal organisasi.

Pihaknya menambahkan, satu minggu selepas Konferancab dilakukan penyusunan kepengurusan Anak Cabang. Dilanjut dengan mengadakan silaturrahim ke beberapa tokoh NU dan Ansor baik tingkat cabang maupun pusat.?

"Diantaranya kita silaturrahim ke Ketua PC GP Ansor Rembang, para tokoh PCNU Lasem, Gus Luthfi Thomafi selaku Pengurus Pusat GP Ansor, dan juga Gus Ghofur Maimoen," tutupnya. (Aan Ainun Najib/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal

KOKAM Tegal Tegal, Berita KOKAM Tegal

Kamis, 25 Januari 2018

Pemuda Ansor Kekuatan Besar dalam Bonus Demografi

Jakarta, KOKAM Tegal. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kaderisasi Pimpinan Pusat? Gerakan Pemuda Ansor? Rizqon Halal Syah mengatakan struktur penduduk usia 30-40 tahun cukup signifikan di Indonesia. Kader GP Ansor yang berada di dalamnya diperkirakan 12 juta dengan asumsi 20 persen dari total warga NU.

Pemuda Ansor Kekuatan Besar dalam Bonus Demografi (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemuda Ansor Kekuatan Besar dalam Bonus Demografi (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemuda Ansor Kekuatan Besar dalam Bonus Demografi

Menurut dia, Ansor adalah kelompok manusia berusia 30-40 yang berjumlah bombastis dan berpotensi besar saat ini. “Jumlah itu, bukanlah kecil dan menjadi kekuatan besar dalam bidang kemandirian ekonomi,” katanya pada pembukaan peluncuran buku karyanya berjudul “Ansor dan Tantangan Kebangsaan: Sebuah Refleksi Demografi Politik dari Sosial Capital menuju Human Capital” di Hotel Acacia, Jakarta, Kamis (29/10).

Jumlah itu menjadi hal yang signifikan karena saat ini Indonesia tengah menghadapi bonus demografi. Menurut dia, sekitar tahun 2030 usia produktif akan melimpah. Banyak negara yang sudah manfaatkan bonus demografi untuk menjadi kekuatan SDM ataupun ekonomi hebat.

KOKAM Tegal

Keadaan itu, jika salah urus akan madarat, sebaliknya jika diurus dengan baik akan bermanfaat. “Negara dengan mendidik dan upaya mencerahkan, seperti Cina, negara akan makmur. Kalau tak diurus, hancur,” katanya.

KOKAM Tegal

Soal buku karyanya, adalah pengamatan dari pengalamannya yang turut melakukan kaderisasi dari Aceh sampai Papua. “Ansor seperti bapaknya, NU, kekuatan modal sosial yang dahsyat. Perjalanan kami dalam kaderisasi adalah pengalaman menarik dalam aspek demografi,” terangnya. ?

Peluncuran buku dihadiri sejumlah tokoh antara lain, Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi, Wakil Ketua Umum PBNU H Slamet Effendy Yusuf, Prof Dr Ahmad Mubarok? dari Mubarok Center, Prof. Dr Prijono Tjiptoherijanto (guru besar ekonomi UI), Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, mantan kepala umum staf TNI Letjen (Purn) Johanes Suryo Prabowo, para akademisi, dan ratusan kader Ansor. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Tegal, Budaya KOKAM Tegal

Sabtu, 20 Januari 2018

Kosovo Umumkan Kemerdekaan, Reaksi Dunia Beragam

Pristina, KOKAM Tegal. Kosovo, negara baru yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Senin (18/2), mengumukan kemerdekaannya dari Serbia, meski memunculkan aksi protes di kota Beograd serta upaya terakhir Rusia yang meminta agar permohonan tersebut di blokir oleh badan dunia, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta beragam reaksi dunia internasional.

Puluhan ribu orang di pusat kota Pristina menyambut gembira keputusan parlemen Kosovo yang secara penuh mendukung pemisahan wilayah dari Serbia yang merupakan titik klimaks konflik berkepanjangan yang melanda bekas negara Yugoslavia itu.

Kosovo Umumkan Kemerdekaan, Reaksi Dunia Beragam (Sumber Gambar : Nu Online)
Kosovo Umumkan Kemerdekaan, Reaksi Dunia Beragam (Sumber Gambar : Nu Online)

Kosovo Umumkan Kemerdekaan, Reaksi Dunia Beragam

Pesta perayaan kemerdekaan di pusat kota Pristina berlangsung sepanjang malam hingga dini hari.

KOKAM Tegal

Tetapi di ibukota Serbia, Beograd, polisi antihuru-hara menggunakan gas air mata dan alat pentungan, berusaha membubarkan massa yang terdiri dari kelompok anak-anak muda yang melakukan aksi melempar batu ke sejumlah restoran cepat saji "Amerika" serta mendatangi kedutaan besar AS.

KOKAM Tegal

Slovenia yang menduduki jabatan ketua dari Uni Eropa mengajukan protes resmi pada Ahad malam kemarin.

Pihak rumah sakit di kota Beograd mengatakan, sedikitnya 50 orang termasuk 20 orang anggota polisi terluka.

Presiden Serbia Boris Tadic mengeluarkan pernyataan, "Serbia telah mengeluarkan sikap dan akan menyikapi secara damai untuk menganulir tindakan yang dilakukan oleh lembaga institusi Kosovo."

Sementara Rusia menyeru agar segera diadakan pertemuan istimewa oleh Dewan Keamanan (DK) PBB guna membahas isu tersebut pada Ahad malam namun gagal memperoleh dukungan yang dapat menyokong seruannya yang bertujuan untuk menyatakan deklarasi Kosovo tidak diakui dan tidak sah.

China Senin menyatakan akan kekhawatirannya atas pernyataan sepihak Kosovo atas "kemerdekaannya" dari Serbia, dan mengingatkan hal itu dapat membawa ke arah yang membahayakan stabilitas wilayah Balkan.

Perdana Menteri Australia Kevin Rudd Senin menyatakan mendukung keputusan Kosovo dan mengatakan pengakuan hubungan diplomatik dari negara baru tersebut akan segera dilaksanakan.

Di wilayah Kosovo di utara, kota Mitrovica, empat buah granat dilemparkan ke arah gedung di mana terdapat kantor PBB dan misi Uni Eropa, namun menurut polisi hanya satu granat yang berhasil meledak. Sejauh ini belum ada laporan mengenai korban cedera maupun jiwa.

Sebelumnya di Serbia sebelah selatan anggota polisi Kosovo menyetop sejumlah mantan anggota militer Serbia yang ingin memasuki wilayah Kosovo menjelang diumumkannya kemerdekaan.

Para anggota parlemen Kosovo secara penuh memberikan suara bagi deklarasi kemerdekaan Kosovo lepas dari ikatan dengan Serbia selama ini.

Namun parlemen Kosovo juga menyatakan akan menjunjung tinggi dan melindungi hak-hak semua kelompok yang ada di masayarakat yang mengacu kepada etnik Serbia, kelompok minoritas di Kosovo yang berjumlah 2 juta.

"Kami kini menjadi satu negara yang merdeka, berdaulat dan demokratis," kata ketua parlemen Kosovo Jakup Krasniqi seperti dilaporkan sumber Antara.

AS, dan Uni Eropa segera mengakui negara baru tersebut. "Dalam hal Kosovo maka posisi kami adalah status Kosovo harus dsesuaikan dalam rangka mencapai stabilitas di wilayah Balkan," kata Presiden George W.Bush.

Kemerdekaan membawa wilayah tersebut pada akhir gerakan untuk memisahkan diri sejak runtuhnya Yugoslavia dan komunisme di Eropa tahun 1990-an yang merupakan pergolakan dan konflik yang paling buruk sejak Perang Dunia II.

Sekitar 10 ribu orang meninggal pada perang Kosovo yang berlangsung antara 1998-1999 di mana pasukan Serbia berusaha mengendalikan etnik Alabania.

Serangan udara NATO terhadap orang kuat Slobodan Milosevic yang menghentikan konflik di wilayah itu dan pemerintahan di ambil alih oleh PBB.

Deklarasi itu juga menandai dimulainya masa transisi 120 hari dan mulainya penempatan 2 ribu anggota polisi Uni Eropa serta tim hukum yang membantu Kosovo melewati masa transisi.

Presiden Kosovo Fatmir Sejdiu menyeru kepada seluruh negara di dunia agar mengakui kemerdekaan Kosovo.

Uni Eropa terpecah menjadi dua dalam menyikapi kemerdekaan Kosovo. Inggris, Perancis, Jerman dan Itali akan memberikan pernyataan resmi pengakuan pada Senin ini juga.

Sementara Yunani, Cyprus, Romania, Slovakia, Spanyol dan Bulgaria menentang kemerdekaan. (dar)Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Hadits, Tegal, Syariah KOKAM Tegal

Selasa, 16 Januari 2018

Calhaj asal NTB Melahirkan di Madinah

Jakarta, KOKAM Tegal. Seorang jamaah haji, Fitri Prihartini bin M. Tohri (23) asal Sukaraja Ampenan Mataram, NTB melahirkan bayi laki-laki dengan berat 2,8 kg di Rumah sakit Syafa Madinah, pada Senin malam (2/10) waktu setempat.



Calhaj asal NTB Melahirkan di Madinah (Sumber Gambar : Nu Online)
Calhaj asal NTB Melahirkan di Madinah (Sumber Gambar : Nu Online)

Calhaj asal NTB Melahirkan di Madinah

Kehamilan Fitri tidak diketahui oleh Ketua Kloter 42 embarkasi Surabaya Minggrehamin Yusuf dan dokter kloter dr Siti Nur Azizah. Mereka pun terkejut ketika jamaah di kloternya yang berhaji tanpa didampingi suaminya itu tiba-tiba melahirkan.

Minggu, 14 Januari 2018

Gus Dur Ingatkan Polemik PKB dan NU

Malang, KOKAM Tegal. Ketua Umum Dewan Syura Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdurrahman Wahid mengingatkan kader PKB untuk tidak terpengaruh dengan selisih pendapat di tubuh partai PKB dan Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, bila ditanggapi serius justru menyengsarakan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Gus Dur saat melantik ketua dan pengurus DPC PKB Kabupaten Malang di Ponpes An Nur II, Bululawang, Minggu (25/2) lalu.

“Kami yakin segala polemik yang terjadi di tubuh PKB dan NU akan selesai dengan sendirinya. Kami minta kader PKB menegakkan kebenaran dan mencegah segala bentuk kemungkaran,” ujar Gus Dur di hadapan tokoh PKB dan NU.

Gus Dur Ingatkan Polemik PKB dan NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur Ingatkan Polemik PKB dan NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur Ingatkan Polemik PKB dan NU

Gus Dur juga menyampaikan beberapa hal penting. Pertama, sikap warga PKB terhadap Islam garis keras. Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) ini mengungkapkan, PKB dan NU jangan memusuhi muslim garis keras. Sebab, Islam mengajarkan sesama muslim merupakan saudara.

“Kita boleh saja berbeda pendapat, akan tetapi jangan mengorbankan persaudaraan. Artinya, warga PKB tidak boleh terpecah-belah,” terang mantan Presiden RI itu.

Gus Dur berharap, warga PKB untuk membangun masyarakat. Politisi PKB harus kembali memerhatikan kepentingan masyarakat. Politisi PKB harus berjuang bersama untuk menyejahterakan masyarakat. Sebab selama ini politisi PKB dinilai tidak ada niatan ke arah sana.

KOKAM Tegal

“Buktinya banyak politisi PKB yang tidak tegas menyikapi sebuah korupsi. Ke depan, politisi PKB harus berteriak lantang untuk menentang segala bentuk korupsi,” ucapnya.

Dalam acara pelantikan tersebut, juga dihadiri putri pertama Gus Dur, Yenny Zannuba Wahid, Ketua DPW PPKB Anisa Mahfud, dan Ketua Dewan Syura DPW PKB KH Azis Mansyur. (gpa/rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal

KOKAM Tegal Lomba, Santri, Tegal KOKAM Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KOKAM Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KOKAM Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KOKAM Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock