Tampilkan postingan dengan label Khutbah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khutbah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Maret 2018

UNU Sidoarjo dan Kemenristekdikti Jalankan Layanan Pusat Karir

Sidoarjo, KOKAM Tegal

Dalam rangka mempersiapkan mutu lulusan, Universitas NU (UNU) Sidoarjo telah memastikan diri dengan barbagai kegiatan di antaranya dengan mengikuti seleksi Proposal Hibah Pusat Karir di Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) pada April 2016.

Irviandi Yudhotomo, dosen UNU Sidoarjo yang mengikuti seleksi tersebut menjelaskan, Hibah Pusat Karir merupakan program dari Kemenristekdikti untuk peningkatan kualitas lulusan di sebuah perguruan tinggi. Selain itu, program Pusat Karir dapat diikuti mahasiswa tanpa ada batasan semester dan jurusan.? ?

UNU Sidoarjo dan Kemenristekdikti Jalankan Layanan Pusat Karir (Sumber Gambar : Nu Online)
UNU Sidoarjo dan Kemenristekdikti Jalankan Layanan Pusat Karir (Sumber Gambar : Nu Online)

UNU Sidoarjo dan Kemenristekdikti Jalankan Layanan Pusat Karir

Artinya, apapun jurusannya dan berapapun semesternya, bagi mahasiswa yang memiliki nilai tambah berupa bakat dan minat selain jurusan yang diambil dapat dimaksimalkan potensinya di Pusat Karir. Selain itu juga untuk pematangan dan pemetaan karir melalui program Karir Kompas yang dijalankan sebelum mereka lulus.

KOKAM Tegal

"Jadi mahasiswa yang memiliki potensi lain selain jurusan yang dia ambil bisa dimaksimalkan melalui program Pusat Karir," ujar dosen yang akrab disapa Pak Irviandi itu, Senin (9/5). ?

Ia menambahkan, dengan adanya hibah tersebut peluang mahasiswa UNU Sidoarjo dalam mengembangkan karir dapat dimulai sebelum mereka lulus. Selain itu, program tersebut juga membantu mahasiswa mengurangi masa tunggu masuk dunia kerja setelah lulus –permasalahan yang masih terjadi pada lulusan perguruan tinggi.

KOKAM Tegal

Berdasar pada Nota Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan Bantuan Pengembangan Layanan Pusat Karir 2016 Nomor: 642.172/B3.4/KM/PK/2016 tertanggal 25 April 2016, UNU Sidoarjo bersama Kementerian Ristekdikti akan melakukan sederetan program pembinaan karir mahasiswa selama 6 bulan. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Sholawat, Khutbah, PonPes KOKAM Tegal

Sabtu, 24 Februari 2018

Dubes Korsel Berterima Kasih pada NU

Jakarta, KOKAM Tegal. Pemerintah Korea Selatan (Korsel) merasa berutang budi kepada Nahdlatul Ulama (NU) yang telah mengerahkan segala kekuatan dan pengaruhnya di luar negeri dalam rangka membebaskan 19 warga Korsel yang ditawan oleh kelompok Taliban di Afganistan, 30 Agustus lalu.

Demikian isi surat Dubes Korsel untuk Indonesia, Lee Sun Jin kepada yang diterima Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi di Gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Ahad (16/9).

KH Hasyim Muzadi mengatakan, surat tersebut merupakan ungkapan terima kasih pemerintah Korsel terhadap NU yang turut berupaya keras dalam pembebasan 19 warganya yang ditawan oleh Taliban.

Dubes Korsel Berterima Kasih pada NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Dubes Korsel Berterima Kasih pada NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Dubes Korsel Berterima Kasih pada NU

“Saya dapat surat dari Dubes Korsel. Isinya ungkapan terima kasih pemerintah Korsel pada NU terkait bebasnya warga Korsel yang ditawan Taliban,” ungkap Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholar (ICIS) itu.

PBNU, katanya, merasa senang atas dibebaskannya 19 warga Korsel yang ditawan Taliban. ”Sebagai pihak yang sejak awal berusaha keras dan menginginkan pembebasan warga Korsel, kami tentu merasa senang dengan telah dibebaskannya warga Korsel,” ungkap Presiden World Conference on Religion and Peace (WCRP) itu.

KOKAM Tegal

Sementara itu, Dubes Korsel dalam suratnya juga memuji NU sebagai organisasi besar yang punya pengaruh kuat di dalam dan luar negeri. Dikatakan, pengaruh yang besar itu ternyata benar-benar dapat dimanfaatkan dalam proses pembebasan warga Korsel akhir Agustus lalu.

"Teristimewa, saya ingin mengekspresikan apresiasi yang sepenuh hati dan hutang budi saya kepada NU yang berpengaruh pada seluruh dunia atas upaya baik dan kerjasama dalam upaya pembebasan sandera dengan solusi yang damai sejak permulaan peristiwa ini," katanya salam surat tersebut.

KOKAM Tegal

Karena itu, pemerintah Korsel berharap hubungan Negaranya dengan NU akan terus berlanjut di masa mendatang. Diakuinya, peran serta pemerintah Indonesia dan NU dalam pembebasan warga Korsel telah menjadikan hubungan kedua negara semakin baik.

"Sudilah bapak menerima salam hormat saya dan saya sangat berharap ke depan agar kerja sama baik dengan anda dan NU terus berlanjut," katanya dalam surat itu. (duta/nam)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Fragmen, Makam, Khutbah KOKAM Tegal

Kamis, 22 Februari 2018

“Koin Surga” Muslimat NU Pringsewu Mampu Kumpulkan 93 Juta

Pringsewu,KOKAM Tegal? . Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung mampu mengumpulkan uang Rp 93.545.000,00. Dana tersebut dihimpun dari anggota yang aktif di majelis talim. Kemudian jumlahnya diumumkan pada peringatan hari lahirnya yang ke-69 di Lapangan Dirgahayu Kecamatan Sukoharjo? Ahad (29/3).

Pengumpulan uang tersebut melalui pencanangan Koin Surga yaitu dengan mengumpulkan recehan koin seratusan rupiah sampai seribuan rupiah melalui kegiatan pengajian majelis-majelis talim muslimat. ?

“Koin Surga” Muslimat NU Pringsewu Mampu Kumpulkan 93 Juta (Sumber Gambar : Nu Online)
“Koin Surga” Muslimat NU Pringsewu Mampu Kumpulkan 93 Juta (Sumber Gambar : Nu Online)

“Koin Surga” Muslimat NU Pringsewu Mampu Kumpulkan 93 Juta

Uang tersebut dimasukkan ke dalam bambu satu ruas yang dicat warna hijau yang mereka sebut “celengan bambu”. Celengan tersebut diisi setelah pelaksanaan harlah tahun lalu dan dibuka menjelang pelaksanaan harlah tahun ini.?

Dana tersebut, menurut salah seorang pengurus Muslimat NU Pringsewu Etiek Jukhaeni, akan didistribusikan untuk santunan dhuafa, lansia, anak-anak yatim dan yatim piatu.

KOKAM Tegal

KOKAM Tegal

Etiek yang ketua panitia Harlah Muslimat mengungkapkan rasa puasnya dan bersyukur kepada Allah swt. Atas semua karunia yang diberikan-Nya sehingga acara yang dihadiri sekitar 6000 orang itu berjalan dengan lancar dan sukses.

Menurut dia, di harlah ke-69, seyogyanya diperingati dengan berbagai kegiatan yang bersifat meggugah dan men-sponsori semangat warga Nahdliyyin dan Nahdliyat, serta mengadakan kegiatan sosial, kreativitas warga baik dari Badan Otonon, maupun Lembaga yang ada.

Ia menyebutkan rangkaian Harlah yang bersifat pembinaan mental spiritual maupun kegiatan bhakti sosial. Pembinaan mental spritual meliputi Istighotsah, dan pengajian akbar.?

Sedangkan kegiatan bhakti sosial meliputi santunan pada lansia, dhuafa, dan anak-anak yatim / yatim piatu, khitanan massal, donor darah, KB yang terdiri dari suntik, pil, dan IUD. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Khutbah, Pendidikan, RMI NU KOKAM Tegal

Senin, 19 Februari 2018

Demo 4 November Tertib, Pedagang Raup Untung

Jakarta, KOKAM Tegal. Aksi Demonstrasi Bela Islam II yang digelar di Jakarta dan daerah-daerah lain, Jumat (4/11) berlangsung tertib dan damai. Pantauan KOKAM Tegal di lapangan, para demonstran memulai aksi setelah melaksanakan shalat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.?

Demo 4 November Tertib, Pedagang Raup Untung (Sumber Gambar : Nu Online)
Demo 4 November Tertib, Pedagang Raup Untung (Sumber Gambar : Nu Online)

Demo 4 November Tertib, Pedagang Raup Untung

Walhasil, siang tadi Masjid Istiqlal tidak bisa menampung semua jamaah. Peserta shalat Jumat pun membludak hingga ke halaman Kantor Kementerian Agama, di Jalan Lapangan Banteng.?

Sebelum melangsungkan aksi, peserta diingatkan agar bersikap tertib dan mengikuti satu komando. Pendemo tidak boleh melakukan perusakan. Sesama pelaku aksi dianjurkan agar saling menjaga dan saling menyayangi. Bila ada peserta yang berusia lebih tua, harus dijaga. Bila melihat yang lapar, yang punya makanan harus memberikan makanan kepada yang lapar.

Tak lupa yel-yel yang menyuarakan pembelaan terhadap Al-Qur’an, takbir, serta shalawat diteriakkan. Dari Masjid Istiqlal, para pendemo keluar melalui Pintu Al-Fatah, kemudian meneruskan aksi dengan melintasi samping Lapangan Banteng, bergerak ke arah Balaikota Jakarta.

KOKAM Tegal

Aksi demo diiikuti ratusan ribu orang. Mereka tidak hanya berasal dari Jakarta, namun juga dari kota-kota lain di Indonesia.

Ada yang menarik selama pelaksanaan aksi. Selain ketertiban yang terjaga, peserta aksi juga menekankan kebersihan. Bekas bungkus makanan dan botol-botol minuman dipunguti dan dikumpulkan dalam satu plastik sampah besar.?

KOKAM Tegal

Kecuali itu, tanaman di sekitar lokasi aksi juga benar-benar dijaga agar tidak rusak. KOKAM Tegal sempat mendapati seorang pendemo yang menegur temannya untuk berhati-hati menginjak di sekitar tanaman.

“Kalau tanaman ini sampai rusak, bukan demonya yang jadi masalah, tapi tanaman yang rusak ini yang dimasalahkan,” tegur peserta itu.

Para pedagang makanan dan minuman juga menuai keuntungan selama aksi demo. Beberapa gerobak makanan dan minuman diburu peserta aksi. Belum usai aksi demo, KOKAM Tegal melihat seorang pedagang mendorong gerobak jualannya meninggalkan lokasi demo, tanda makanannya laris maris terjual.

Hingga berita ini diturunkan, aksi demo masih berlangung. Para pendemo dalam aksi tersebut berharap proses hukum harus berjalan tuntas terhadap kasus Ahok. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Khutbah KOKAM Tegal

Sabtu, 06 Januari 2018

Pergunu: Pelatihan untuk Guru Harus Cepat

Jakarta, KOKAM Tegal. Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) berpandangan, tekad bulat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menerapkan kurikulum baru tahun ini harus diimbangi pengenalan kurikulum 2013 secara maksimal kepada para guru.

Sektretaris Jendral Pimpinan Pusat Pergunu Gatot Suyono mengatakan, pihaknya secara prinsip tidak keberatan dengan penerapan kurikulum baru yang menekankan aspek budi pekerti dan mata pelajaran yang tematik-integratif.

Pergunu: Pelatihan untuk Guru Harus Cepat (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu: Pelatihan untuk Guru Harus Cepat (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu: Pelatihan untuk Guru Harus Cepat

“Tetapi, pelatihan untuk guru-guru memang harus diselenggarakan secara cepat,” ujarnya lewat sambungan telepon, Rabu (29/5).

KOKAM Tegal

Gatot menambahkan, pemerintah perlu melibatkan sejumlah pihak, seperti perguruan tinggi terpercaya di Indonesia, agar proses pengenalan kurikulum 2013 tidak memakan waktu yang lama. Pelatihan yang sifatnya terpusat dinilai akan mempersulit proses sosialisasi ini dan mengurangi kelayakan kurikulum baru untuk diterapkan secara serentak.

Pergunu optimis, kurikulum dengan anggaran mencapai Rp 829 miliar ini akan mudah diadaptasi guru, mengingat mayoritas guru sekarang minimal sudah berpendidikan strata satu.

KOKAM Tegal

“Kita memang butuh hal-hal yang baru, termasuk dengan memasukkan unsur etika atau akhlak dalam mata pelajaran. Saya kira, Pak Nuh (Mohammad Nuh) ingin mengakomodasi ini,” ujar Gatot.

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal News, Quote, Khutbah KOKAM Tegal

Rabu, 03 Januari 2018

Lain Partai, Umat Harus Tetap Takzim Kiai-Politik

Solo, KOKAM Tegal. Pengasuh majelis Rijalul Ansor Solo Habib Muhammad Al-Habsyi mengimbau umat Islam untuk tetap menaruh rasa hormat kepada para kiai yang berbeda wadah partai dengan mereka. Karena, sebagai warga negara para kiai memiliki hak berpolitik di partai mana pun.

“Orang tidak lagi hormat dan patuh pada ulama. Apabila ada ulama di partai A, maka sebagian umat yang di partai B tidak menyukai ulama tersebut,” terang Habib Muhammad yang merupakan cucu penulis kitab Simthud Durar Habib Ali Al-Habsyi menyayangkan sikap umat Islam demikian, Rabu (5/3).

Lain Partai, Umat Harus Tetap Takzim Kiai-Politik (Sumber Gambar : Nu Online)
Lain Partai, Umat Harus Tetap Takzim Kiai-Politik (Sumber Gambar : Nu Online)

Lain Partai, Umat Harus Tetap Takzim Kiai-Politik

Menurutnya, keterlibatan para kiai di ranah politik praktis menjadi berkah tersendiri. Sekurangnya mereka dapat memperbaiki kondisi politik, yaitu mengisi pemerintahan dengan jiwa keulamaan.

KOKAM Tegal

Ia berharap, para ulama yang terjun dalam lingkar kekuasaan dapat meniru jejak para khalifah yang sukses menggabungkan kesalehan dan kekuasaan kendati tidak menutup fakta bahwa sebagian kiai belum berhasil mengharmoniskan keduanya. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal

KOKAM Tegal Ubudiyah, Khutbah KOKAM Tegal

Jumat, 29 Desember 2017

Bersama Pemerintah, NU Tanggung Jawab Tanggulangi Kemungkaran

Demak, KOKAM Tegal - Warga NU sekarang dihadapkan pada berbagai persoalan yang timbul di masyarakat baik itu maraknya kemungkaran yang merebak dengan munculnya berbagai penyakit masyarakat. Belum lagi masalah berbagai aliran dan radikalisme merupakan tanggung jawab NU untuk ikut andil bersama pemangku pemerintahan dalam menanggulanginya.

“Kami sangat prihatin dengan merebaknya hiburan malam liar seperti tempat karaoke yang cenderung sebagai transaksi prostitusi. NU harus mampu ikut memberantasnya bersama pemerintah,” kata Katib Syuriyah NU Demak KH Muhammad Afif Zuhri saat memberikan wejangan pada pengurus NU dari cabang sampai ranting pada halal bihalal dan istighotsah kebangsaan yang diselenggarakan PCNU Demak di Gedung IHM NU Demak Jalan Yudhomenggalan Bintoro, Demak, Selasa (2/8) malam.

Bersama Pemerintah, NU Tanggung Jawab Tanggulangi Kemungkaran (Sumber Gambar : Nu Online)
Bersama Pemerintah, NU Tanggung Jawab Tanggulangi Kemungkaran (Sumber Gambar : Nu Online)

Bersama Pemerintah, NU Tanggung Jawab Tanggulangi Kemungkaran

Menurut Kiai Afif, ada berbagai langkah untuk bisa menanggulanginya yakni dengan pendekatan pada pejabat selaku pemangku kepentingan, dengan lisan melalui berbagai forum pengajian dan mesin organisasi serta do’a baik secara bersama-sama maupun dalam kesendirian.

“Dengan sosialisasi, kerja sama dengan pemerintah serta do’a bersama warga NU ini jika bisa telampaui saya yakin semuanya bisa tertanggulangi dan terselesaikan,” tutur Kiai Afif.

KOKAM Tegal

Hadir pada kesempatan itu Ketua JATMAN Jateng KH Zaini Mawardi, staf ahli Bupati Demak Edi Jatmiko, Ketua MUI Demak KH Moh Asyiq serta pengurus NU Demak, lembaga dan banom, MWCNU serta ranting NU se-Kabupaten Demak. (A Shiddiq Sugiarto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal

KOKAM Tegal Khutbah, Lomba, Hadits KOKAM Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KOKAM Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KOKAM Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KOKAM Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock