Selasa, 27 Februari 2018

LTMNU Galang Kerjasama dengan Rumah Sehat

Purwodadi, KOKAM Tegal. Guna memperkuat struktur organisasi dari pusat hingga daerah, Pengurus Pusat Lembaga Takmir Masjid NU (LTMNU) menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) di Purwodadi, Grobokan, Ahad (13/1).?

Kegiatan Rapimda ini merupakan kelanjutan dari acara yang sama di Kabupaten Rembang yang digelar sehari sebelumnya dan merupakan rangkaian dari kegiatan serupa di Cirebon dan Majalengka beberapa waktu lalu. Namun kali ini, LTMNU menggulirkan program usaha untuk para takmir masjid di daerah-daerah.?

LTMNU Galang Kerjasama dengan Rumah Sehat (Sumber Gambar : Nu Online)
LTMNU Galang Kerjasama dengan Rumah Sehat (Sumber Gambar : Nu Online)

LTMNU Galang Kerjasama dengan Rumah Sehat

Lembaga NU yang membidangi urusan pengembangan masjid-masjid NU itu mulai menerapkan program pengembangan ekonomi umat melalui masjid. Bagaimana caranya?

KOKAM Tegal

Ketua LTMNU KH Abdul Manan A Ghani menyatakan tengah menjalin kerjasama dengan pihak ketiga untuk membangun ‘Rumah Sehat’. Melalui wadah ini, para takmir dan jamaah masjid bisa mengembangkan usaha ekonomi mereka secara profesional. Baik takmir maupun jamaah bisa mendaftarkan diri sebagai agen pemasaran produk minuman kesehatan .?

KOKAM Tegal

“Kita akan memberdayakan umat melalui usaha perdagangan produk minuman yang diberi label ‘Sohat’,” kata Manan usai Rapimda para imam dan takmir masjid Kabupaten Grobokan di Kantor PCNU Grobokan, Purwodadi, Ahad (13/1).

Menurutnya, Minuman Sohat ? akan dipasarkan oleh para jamaah dan para takmir masjid setempat, dan mereka memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan dari usaha tersebut. Sohat merupakan minuman khusus kesehatan. Kualitas air minuman ini terbukti mampu membantu menghilangkan toksin dalam darah. Kadar Ph yang tinggi menjadi antioksidan terhadap semua unsur kimiawi dan beragam toksin yang merugikan tubuh. Karena fungsinya itulah banyak konsumen yang menggunakannya.?

“Di beberapa tempat, pemasaran memanfaatkan jasa para konsultan PNPM Mandiri Perdesaan,” imbuhnya. ?

Dalam jangka panjang produk ini akan mudah terserap pasar. Umumnya konsumen yang memiliki banyak keluhan kesehatan, akan menggunakan alternatif minuman obat ini sebagai penyembuhnya. Apalagi sistem pemasaran melalui jaringan masjid yang ada di bawah koordinasi LTMNU, tentu akan lebih efektif. Selain berguna bagi para takmir dan jamaah masjid setempat, program pemberdayaan ekonomi masjid-masjid tersebut bisa dilakukan dengan adanya produk minuman ini.?

Para konsumen yang menjadi langganan produk minuman ini akan memperoleh fasilitas kesehatan dari Rumah Sehat yang dibentuk PC LTMNU secara gratis. Tenaga medis mulai dokter dan perawat yang digaji oleh pengurus takmir masjid, menjalankan tugasnya untuk melayani pelanggan/konsumen minuman sehat ? ‘Sohat’.?

“Dengan demikian, ada hubungan saling menguntungkan antara perusahaan minuman, LTMNU, hingga takmir dan jamaah masjid NU di daerah-daerah,” tandas Manan.?

Saat ini, menurut Wakil Ketua LTMNU KH Mansur Syaeroji, sekaligus motor penggerak bidang usaha Takmir Masjid NU, beragam program ekonomi yang bisa direalisasikan untuk memakmurkan masjid melibatkan dukungan dari perusahaan minuman. Selain Sohat, LTMNU juga telah menggandeng perusahaan minuman kemasan Larutan Penyegar cap”Badak” produksi PT. Sinde Budi Sentosa. LTMNU juga tengah menjajaki kerjasama dengan Kementerian Kehutanan untuk merencanakan program penanaman sejuta pohon di kantong-kantong NU berbasis masjid.?

Program tersebut merupakan bagian dari usaha LTM-PBNU memakmurkan masjid. ? Kemakmuran masjid bisa diraih bila para takmir dan jamaah masjid NU mau dan mampu menciptakan lahan usaha baru dengan dukungan dari para pengurus pusat.?

“Kegiatan Rapimda merupakan sarana penguatan struktur kepengurusan NU mulai dari pusat hingga daerah,” ujarnya.?

Rapimda di Purwodadi dihadiri sedikitnya 16 Majelis Wakil Cabang (MWC) dan takmir masjid se- kabupaten Grobokan. Masing-masing MWC mengirim perwakilan 3 takmir. Ada sekitar 150 peserta pada acara keempat LTMNU setelah dari Rembang, Cirebon dan Majalengka itu. Setelah Rapimda yang diselenggarakan di kantor PCNU Purwodadi ini, LTMNU akan melanjutkan acara serupa di Sumbawa, NTB, dan Jambi.?

Rapimda ini lanjut Manan, rencananya akan dilaksanakan di 35 titik di Jawa dan Madura dalam tahun 2013. Program memakmurkan masjid menjadi tema utama LTMNU kali ini. Konsolidasi organisasi di tingkat basis merupakan langkah mendesak untuk mengatasi kesenjangan koordinasi antara pengurus di pusat dengan daerah dan bahkan dengan pengurus masjid di kecamatan dan desa-desa. Konsolidasi diperlukan guna menguatkan struktur organisasi secara nyata.?

“Dengan begitu, NU secara organisasi tidak semata ‘besar’ dalam klaim saja, melainkan benar-benar nyata dalam organisasi mulai struktur di Pusat hingga bawah,” ujar Ketua LTMNU KH Manan Abdul Ghani.

Salah satu wujud dari penataan organisasi NU adalah dengan melalui masjid. Para takmir masjid yang terkoordinasi dalam wadah LTMNU merupakan aset organisasi massa Islam terbesar di dunia itu, guna menjalankan program-program sosialnya. Jika struktur organisasi mulai atas sampai tingkat bawah sudah kuat, maka program-program NU bisa dijalankan dengan konkrit.?

LTMNU menurut Rais Syuriyah PBNU, KH Masdar Farid Mas’udi, amat penting perannya dalam merealisasikan gagasan dan ide besar tentang NU. Melalui Lembaga takmir masjid, eksistensi NU semakin jelas. Ibarat badan, lembaga takmir masjid adalah tangannya yang menjangkau umat di bawah. (LTMNU)?

Redaktur ? : Mukafi Niam

Kontributor: Nur Cholis

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Meme Islam, Nasional KOKAM Tegal

Senin, 26 Februari 2018

ASBIHU Tour and Travel Gunakan Pesawat Negara untuk Kenyamanan Jamaah

Jakarta, KOKAM Tegal. Asosiasi Bina Haji dan Umrah Nahdlatul Ulama (ASBIHU) NU Tour and Travel, kini hadir dengan manajeman dan semangat baru. Di bawah kendali Ketua Umum ASBIHU, KH Musthofa Aqil Siroj, ASBIHU berkomitmen untuk memberikan kenyamanan terbaik bagi jamaah yang ingin menunaikan ibadah haji dan umrah.?

ASBIHU Tour and Travel Gunakan Pesawat Negara untuk Kenyamanan Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)
ASBIHU Tour and Travel Gunakan Pesawat Negara untuk Kenyamanan Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)

ASBIHU Tour and Travel Gunakan Pesawat Negara untuk Kenyamanan Jamaah

Ditambah lagi ASBIHU untuk memperkuat pengembangan usaha telah mendapatkan perpanjangan izin dengan diperolehnya SK Kemenag No. 432 Tahun 2016.

Salah satu semangat ASBIHU dalam peningkatan pelayanan kepada para jamaah adalah dengan pesawat yang digunakan. ASBIHU Tour and Travel hanya akan menggunakan pesawat milik negara (pemerintah).

Penggunaan pesawat milik negara ini dipandang efektif, karena pesawat negara akan tetap memberangkatkan penumpang walau penumpang di jam penerbangan tersebut, misalnya kurangnya memenuhi kuota.

“Dengan pesawat negara, walaupun tidak penuh tetap diberangkatkan, karena pesawat negara terbang atas dan untuk kepentingan negara,” kata Direktur ASBIHU Tour and Travel, H Hafidz Taftazani kepada KOKAM Tegal Kamis (1/12) sore.

KOKAM Tegal

Beberapa pesawat negara yang digunakan adalah Oman Air, Qatar, dan Emirates. Pesawat-pesawat tersebut sekalipun terbang dengan singgah di negara-negara pemilik atau asal perusahan penerbangan, tetap langsung ? menuju Madinah sebagai destinasinya. Berbeda dengan pesawat swasta yang kebanyakan berdestinasi ke Jedah, sehingga masih mengharuskan jamaah melakukan penerbangan dari Jedah ke Madinah.?

“Padahal penerbangan dari Jedah ke Madinah memakan waktu sekitar enam jam. Tentu ini akan sangat melelahkan, apalagi bagi jamaah yang sudah berumur yang biasa tinggal di daerah-daerah. Tapi dengan peswat pemerintah, langsung ke Madinah. Ini akan banyak sekali mengefektifkan waktu,” kata Hafidz.

KOKAM Tegal

Pelayanan maksimal yang diberikan ASBIHU Tour and Travel membuahkan kepercayaan masyarakat. Pada bulan Desember ini, ASBIHU akan memberangkatkan sedikitnya 600 jamaah umrah. Hal ini tentu menjadi suatu kebanggaan, rasa syukur dan terima kasih dari manajemen ASBIHU atas kepercayaan masyarakat yang memercayakan perjananan ibadah umrahnya kepada ASBIHU. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Quote, Kajian Sunnah, Berita KOKAM Tegal

1084 Santri Jawa Barat Ikuti Seleksi Beasiswa Santri Berprestasi

Bandung, KOKAM Tegal. Sekitar 1084 santri tingkat SLTA sederajat dari berbagai pesantren di Jawa Barat mengikuti seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kementerian Agama Republik Indonesia, di MAN 1 Cijerah, Kota Bandung, Kamis (7/5). PBSB sendiri merupakan program beasiswa bagi santri untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.

Jumlah peserta PBSB tahun ini mencapai 6178 santri yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Propinsi Jawa Timur menempati peserta terbanyak dengan jumlah 1900 santri. Disusul Jawa Barat, lalu Jawa Tengah yang mencapai 700 santri.

1084 Santri Jawa Barat Ikuti Seleksi Beasiswa Santri Berprestasi (Sumber Gambar : Nu Online)
1084 Santri Jawa Barat Ikuti Seleksi Beasiswa Santri Berprestasi (Sumber Gambar : Nu Online)

1084 Santri Jawa Barat Ikuti Seleksi Beasiswa Santri Berprestasi

“Keberadaan PBSB merupakan wujud perhatian Pemerintah terhadap santri. Tahapan-tahapan yang diberikan Pemerintah kita terhadap santri-santri dari tahun ke tahun semakin meningkat, salah satunya juga program beasiswa santri berprestasi ini,” terang A Buchori, kepala kantor wilayah Kementerian Agama Jawa Barat kepada KOKAM Tegal usai pembukaan seleksi PBSB tersebut.

KOKAM Tegal

Buchori menuturkan, peluang yang diberikan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari program pemerintah pusat. Oleh karena itu, dia memandang keberadaan program  santri berprestasi ini adalah bagian bagaimana memberikan peluang dan tempat kepada santri untuk mengenyam pendidikan yang dibiayai oleh Pemerintah.

Ditanya tentang mengapa santri diberikan beasiswa, pihaknya menjelaskan bahwa mencerdaskan bangsa merupakan salah satu tujuan dari Negara. Sementara itu, santri adalah bagian dari bangsa ini, dan dari elemen manapun mempunyai hak yang sama. “Oleh karena itu, bukan berarti santri dimarginalkan, justru santri diberikan posisi sama dengan posisi pelajar (mahasiswa) yang lain,” jelasnya.

KOKAM Tegal

Kepala Kanwil Kemenag jabar itu menuturkan, ada beberapa jurusan dalam PBSB, secara umum terbagi dalam jurusan IPA, IPS dan Keagamaan. Itulah bahwa santri ini jangan ada stigma propinsi santri hanya bisa membaca doa saja. Padahal santri itu mestinya bisa menguasai ilmu pengetahuan dari berbagai sisinya, baik IPTEK maupun agama.

“Oleh karena itu, paradigma masyarakat terhadap santri harus diubah, bahwa santri tidak hanya bisa memakai sarung dan datang ke masjid saja. Justru santri harus menunjukkan bahwa dia mempunyai nilai lebih, baik dari karakteristik sisi intelektualnya maupun  dari sisi sosialnya,” tegas dia.

Dia berharap, santri-santri dapat memanfaatkan fasilitas beasiswa ini dengan sebaik-baiknya, agar ke depan santri dapat bermanfaat untuk masyarakat, bangsa dan Negara. “Artinya, ke depan ketika mereka menjadi intelektual-intelektual adalah intelektual yang bukan karbitan, tapi intelektual-intelektual yang memenuhi harapan agama, bangsa dan Negara,” harap dia.

Rencananya, hasil seleksi akan diumumkan tanggal 4 Juni 2015. Untuk kuota PBSB 2015, Kemenag RI menyediakan 300 kuota yang tersebar diberbagai jurusan di perguruan tinggi seperti seperti IPB, UIN Syarif Hidayatullah, UIN Sunan Gunung Djati, UPI, UIN Sunan Kalijaga, UIN Walisongo, UGM, UIN Maulana Malik Ibrahim, UIN Sunan Ampel dan ITS. (Zidni Nafi’/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Nahdlatul, Pahlawan KOKAM Tegal

Khofifah: Orang Tua Bagian Utama dan Pertama dalam Perlindungan Anak

Jakarta, KOKAM Tegal. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan orang tua menjadi bagian utama dan pertama yang harus memberikan perlindungan kepada anak-anak.

Khofifah: Orang Tua Bagian Utama dan Pertama dalam Perlindungan Anak (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah: Orang Tua Bagian Utama dan Pertama dalam Perlindungan Anak (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah: Orang Tua Bagian Utama dan Pertama dalam Perlindungan Anak

“Berdasarkan Undang-undang Perlindungan Anak, jika menemukan anak-anak terlantar maka kewajiban masyarakat Indonesia untuk memberikan perlindungan,” kata Khofifah menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, Ahad (16/7) siang.

?

Peringatan HAN tahun ini digelar bersamaan dengan Halal Bihalal PP Muslimat NU. Khofifah mengatakan bagi Muslimat NU peringatan HAN sudah berlangsung bertahun-tahun.

KOKAM Tegal

“Muslimat NU punya 15.600 TPQ. Hari Anak Nasional bagi Muslimat sudah tahunan. Biasanya Muslimat NU ? membuat ? Festival Anak Soleh Nasional, tapi itu agenda 3 tahun sekali. Jadi tahun ini tidak ada,” ujarnya.

Walau digelar bersamaan dengan Halal Bihalal, Khofifah mengatakan nuasansa yang ingin dibangun tetap sama.

“Bahwa kita berharap anak-anak di Indonesia bisa bahagia. Lindungi anak-anak Indonesia. Jangan biarkan anak-anak terekpoitasi dan terlantar,” pesan Khofifah.

KOKAM Tegal

Peringatan HAN dan Halal Bi Halal PP Muslimat NU berlangsung meriah, dihadiri ribuan peserta, utamanya ibu-ibu dan anak-anak. Sejumlah tokoh turut hadir seperti Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua KPAI Asroru Niam Saleh, Kepala BKKBN, dan tokoh pemerhati anak Seto Mulyadi. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Meme Islam, Syariah, Pesantren KOKAM Tegal

Minggu, 25 Februari 2018

Membayar Utang kepada Syekh Rabbani (2)

Oleh KH Yahya C. Staquf



Syahidnya Syekh Rabbani adalah tanggungan (dzimmah) atas Nahdlatul Ulama. Beliau terbunuh karena keterlibatan beliau dalam inisiatif yang dibuat oleh Nahdlatul Ulama. Dan beliau terlibat karena diminta oleh Nahdlatul Ulama.

Membayar Utang kepada Syekh Rabbani (2) (Sumber Gambar : Nu Online)
Membayar Utang kepada Syekh Rabbani (2) (Sumber Gambar : Nu Online)

Membayar Utang kepada Syekh Rabbani (2)

Nahdlatul Ulama berhutang nyawa kepada Syekh Rabbani!

KOKAM Tegal

Tapi NU tahu, tidak ada yang lebih diimpikan oleh Syekh Rabbani selain perdamaian dan keselamatan rakyat Afghanistan yang teramat beliau cintai, demi siapa beliau rela mempertaruhkan nyawa. Maka Kiai Asad Said Ali pun tidak berhenti menempuh ikhtiar menuju terwujudnya impian Syekh Rabbani itu. Kiai Asad melanjutkan hubungan intensif dengan para pemimpin Afghanistan, terutama ulama-ulama mereka.

KOKAM Tegal

Kiai Asad juga mengatur suatu kegiatan berkala yang rutin berupa pertukaran kunjungan antara ulama Afghanistan dan ulama NU, sekurang-kurangnya setahun sekali. Hingga kini, walaupun beliau tidak lagi menduduki jabatan apa pun di PBNU, beliau tidak berhenti mengatur dan memfasilitasi kunjungan wakil PBNU ke Afghanistan. Yang terakhir, beberapa bulan yang lalu, Kiai Abdul Ghofur Maimoen yang dikirim kesana. Semua atas biaya dari Kiai Asad. Dirogoh dari kantong pribadi beliau sendiri!

Keperdulian Kiai Asad kepada Afghanistan tidak bertepuk sebelah tangan. Para ulama Afghanistan melihat secercah cahaya diujung lorong gelap yang panjang. Dan mereka menyambutnya dengan gairah harapan yang menyala-nyala dan dengan keyakinan yang mengkristal akan rahmat yang dibawa oleh Nahdlatul Ulama! Pada 25 Juni 2014, mereka menyatukan tekad diantara mereka dan mendeklarasikan organisasi baru wadah persatuan mereka, yang diberi nama: Nahdlatul Ulama Afghanistan!

Dengan organisasi itu, mereka melanjutkan perjuangan untuk perdamaian. Demi masa depan umat mereka, rakyat Afghanistan yang mereka cintai hingga ke sumsum tulang. Amanat keulamaan mereka. Dan mereka terus berbesar hati bahwa Nahdlatul Ulama yang ada di Indonesia tidak akan pernah berhenti mendukung mereka dan menyediakan apa pun yang mampu disediakan untuk membantu mereka. Tidak akan berhenti selamanya. Tidak, selama masih ada Kiai Asad Said Ali, dan orang-orang yang berbagi kasih-sayang dengannya. Orang-orang yang memahami hutang Nahdlatul Ulama kepada Syekh Rabbani!

Lebih dari itu, Syekh Burhanuddin Rabbani dibunuh dengan tanpa haqq. Membunuh satu nyawa dengan tanpa haqq sama halnya membunuh manusia seluruhnya. Maka nyawa Syekh Rabbani senilai nyawa seluruh umat manusia. Nahdlatul Ulama berhutang kepada Syekh Rabbani bukan hanya nyawa beliau sendiri saja, tapi keselamatan seluruh ummat manusia!

Maka, dengan bertawakkal kepada Allah Subhanahu Wa Taala, Nahdlatul Ulama bertekad untuk melunasi hutang itu sebaik-baiknya. Nahdlatul Ulama mengerti bahwa Afghanistan hanyalah cuwilan kecil dari bencana raksasa yang menimpa seluruh peradaban umat manusia hari ini. Yaitu konflik dan antagonisme yang mengatasnamakan segala yang agung bagi manusia, termasuk agama, justru untuk membunuh belas-kasih dan tepa-selira kepada sesama.

Nahdlatul Ulama tidak berhenti hanya dengan Afghanistan saja.

Penulis adalah Katib ‘Aam PBNU



Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Pondok Pesantren, Aswaja KOKAM Tegal

Pengusaha Tanyakan Landasan Label Halal

Jakarta, NU.Online
Dunia usaha mempertanyakan landasan syariah pungutan dalam penerapan labelisasi halal pada produk yang beredar di Indonesia. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Tepung Indonesia (Aptindo) F Welirang di Jakarta, Senin, mengatakan pada dasarnya tidak seorang pun menentang tujuan sertifikasi dan labelisasi halal yang ingin memberi informasi kepada konsumen tentang produk yang halal.

Kontroversi tentang Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Jaminan Produk Halal (JPH) dipicu pengenaan biaya pada setiap kemasan. Menurut dia, penerapan pungutan labelisasi halal harus dikembalikan kepada landasan hukum yang berlaku, baik perundang-undangan di Indonesia maupun hukum syariah.

Undang-Undang (UU) No 7/1996 tentang Pangan dan PP No 69/1999 tentang Iklan dan Label Pangan, serta UU No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen sebenarnya sudah cukup jelas dan tegas mengatur hal tersebut. Pungutan labelisasi halal dinilainya justru akan menimbulkan persoalan syariah, walaupun dengan alasan kepentingan pendapatan negara. Hal itu karena pungutan tambahan pada labelisasi halal akan berdampak pada naiknya biaya produksi dan akhirnya kenaikan harga produk.

Welirang mengutip Ketua Umum Ekonomi Syariah Iwan P Pontjowinoto yang menekankan bahwa dalam perniagaan harus ridho sama ridho. "Prinsip ridho sama ridho itulah yang perlu dikaji lebih jauh dalam praktik pengenaan biaya labelisasi halal".

Welirang juga mengatakan risiko dari pungutan labelisasi halal harus dilihat probabilitas apakah lebih banyak membawa manfaat atau kerugian. "Di situlah dapat dikaji seberapa besar risiko yang ditimbulkan oleh pengenaan biaya labelisasi halal dibandingkan manfaatnya," katanya. (Ant/cih)

 


 

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Budaya, Doa KOKAM Tegal

Pengusaha Tanyakan Landasan Label Halal (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengusaha Tanyakan Landasan Label Halal (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengusaha Tanyakan Landasan Label Halal

Bazar Sembako GP Ansor Gebog Menarik Perhatiaan Warga

Kudus, KOKAM Tegal. Bazar sembako murah yang dilaksanakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gebog Kudus menarik perhatian warga masyarakat. Pada putaran ketiga, Jumat (10/6) di halaman Mushola Baitus Shofa Dukuh Ngaringan Desa Klumpit Gebog, Kudus itu. Ratusan warga baik, anak-anak maupun orang tua berdatangan memadati arena bazar.

Bazar Sembako GP Ansor Gebog Menarik Perhatiaan Warga (Sumber Gambar : Nu Online)
Bazar Sembako GP Ansor Gebog Menarik Perhatiaan Warga (Sumber Gambar : Nu Online)

Bazar Sembako GP Ansor Gebog Menarik Perhatiaan Warga

Seperti malam sebelumnya, bazar yang menjadi rangkaian kegiatan tarawih keliling pengurus GP Ansor ini menjajakan berbagai pakaian hem, kemeja dan paket sembako murah berisi beras, minyak dan gula. Selama satu jam, mereka menjajakan dagangaan di atas mobil Ansor. Warga-pun rela antri membeli sembako yang di banderol dengan harga di bawah pasaran.

Salah seorang warga, Aminah menyatakan kegembiraannya adanya bazar Ansor ini. Menurutnya, adanya bazar sangat membantu warga yang membutuhkan. Apalagi harganya sangat murah di bawah harga pasar.?

"Kalau bisa kegiatan bazar tidak hanya sekali ini saja, tetapi nanti jelang lebaran diadakan lagi. Usahakan barang yang jual beragam terutama untuk kebutuhan lebaran," harapnya.

KOKAM Tegal

Sekretaris PAC GP Ansor Gebog Ali Maghfuri merasa gembira melihat antusiasme warga. Ia tidak mengira putaran ketiga dibanjiri ratusan warga. "Untung, barang yang disiapkan sangat banyak sehingga bisa melayani semua warga yang membutuhkan," katanya.

Pada putaran ketiga ini, jelasnya, pihaknya menambah stok barang dan menggandeng sejumlah pengurus Ansor yang memiliki usaha. "Ini sesuai harapan Ansor, Bazar untuk memberdayakan kemandirian ekonomi anggota, kader dan pengurus Ansor," imbuh Ali.

KOKAM Tegal

Sebagaimana di ketahui, PAC GP Ansor Kecamatan Gebog mengadakan tarawih keliling di 11 desa mulai tanggal 6-22 Juni 2016 mendatang. Kegiatannya, tarawih bersama, ngaji kitab dan bazar. Tujuannya, disamping mengisi kegiatan ramadhan, juga untuk mengenalkan Ansor di tengah masyarakat serta membantu warga yang membutuhkan keperluan sembako. (Qomarul Adib/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

KOKAM Tegal Makam KOKAM Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs KOKAM Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik KOKAM Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan KOKAM Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock